DERMAGA NASIONAL PANGULUBELO SEMENTARA WAKTU AKAN DITUTUP, INILAH PENJELASAN SAHBANDAR WAKATOBI

732
Pihak Sahbandar Wakatobi bersama pihak-pihak terkait gelar pertemuan membahas kemungkinan kendala dampak penutupan sementara dermaga nasional Pangulubelo. FOTO Duriani

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Dermaga Pelayaran Nasional (Pelni) Pangulubelo Mandati Wangi-Wangi Selatan tahun 2022 ini akan direvitalisasi. Selama proses pekerjaan berjalan, pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Wanci berencana menutup seluruh aktivitas di dermaga nasional itu.

Pihak Sahbandar Wakatobi pose bersama pihak terkait usai rapat. FOTO Duriani

Untuk mengantisipasi kemungkinan hambatan dialami masyarakat pengguna jasa transportasi laut yang sebelumnya melewati dermaga Pangulubelo. Sahbandar Wanci mengundang sejumlah pihak yang berkaitan dengan pemanfaatan dermaga Pangulubelo guna mencari alternatif.

Sahbandar Wanci sebagai otorita penyelenggara kepelabuhanan mengundang Kepala Operasional Perusahaan Pelayaran PT Pelni Cabang Baubau, Kadis Perhubungan Wakatobi, Kadis Perindag Wakatobi, Ketua TKBM Pelabuhan Wanci, Ketua PBM AFEEF Afisar Wakatobi Pelabuhan Wanci, Ketua PBM Power One Nusa Perkasa Pelabuhan Wanci dan perwakilan pimpinan perusahaan pelayaran di Kabupaten Wakatobi.

Kepala Sahbandar Wanci, Arman Saleh, mengungkapkan dalam pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan. Sehingga diharapkan ada solusi jika pada saatnya kapal-kapal melakukan bongkar muat atau menurunkan penumpang.

Arman, sapaan akrab Arman Saleh menguraikan bahwa poin-poin yang dihasilkan dalam pertemuan itu antara lain.

PT Pelni turut mndukung program pemerintah dalam pelaksanaan pekerjaan perkuatan dermaga pelabuhan Wanci dengan melakukan komunikasi dan koordinasi ketingkat pimpinan PT Pelni pusat untuk mengupayakan tersedianya Kapal Rede Transport dalam pelayanan kegiatan Embarkasi Debarkasi Kapal Penumpang PT Pelni di Pelabuhan Wanci dengan bantuan dukungan administrasi baik dari pihak Syahbandar maupun pihak Kadis Perhubungan Wakatobi.

Schedule pelaksanaan pekerjaan tersebut dsampaikan lebih awal untuk menjadi pertimbangan kegiatan operasional kapal2-kapal yang bersandar di pelabuhan Wanci, baik kapal barang (Trayek Tramper), kapal penumpang swasta /Kapal Penumpang PT Pelni maupun kapal Tol Laut.

Disarankan kepada Pemilik Barang/shipper/Owner kapal penumpang swasta, kapal barang agar menyesuaikan dimensi kapal yang akan beroperasi di Pelabuhan Wanci disebabkan peralihan pelayanan sandar kapal akan direncanakan menggunakan fasilitas pelabuhan penyeberangan Wanci-Kamaru setelah mendapatkan ijin dari penyelenggara pelabuhan ferry.

Penyedia jasa TKBM nantinya yang terdampak dari kegiatan tersebut diusulkan untuk diakomodir kedalam kegiatan padat karya pekerjaan perkuatan dermaga pelabuhan wanci.

Untuk menjaga terhadap inflasi daerah Wakatobi terhadap pelayanan kegiatan Kapal Tol Laut karena jenisnya Peti Kemas maka akan dibahas lanjut antara Syahbandar dengan Tim Pelaksana Konstruksi dan Pengawas Supervisi Pekerjaan Perkuatan Dermaga Pelabuhan Wanci. (Tribunbuton.com/Duriani)