Ombak besar disertai angin kencang menghantam Pantai Boti Kabupaten Buton Selatan (Busel) pada 21 Februari 2022. Akibatnya jalan utama di depan Markas Brimob putus dan berantakan.
Menurut saksi mata, Sariha, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 Wita. Kuatnya ombak yang menghantam talud Pantai Boti, sampai-sampai percikan air mencapai ketinggian pohon kelapa.
“Ayamku semua hilang, habis dibawa ombak air laut, kayu-kayu dibawa kolong juga hanyut,” ucap wanita paruh baya yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian
Sementara itu, Rahayu, mengaku sempat menyelamatkan barang berharga miliknya karena air laut meluap ke darat dan menggenang hingga mata kaki. Akibat kadian ini ia mengalami kerugian ratusan ribu rupiah.
Arus lalulintas terpaksa dialihkan ke jalur lain. Efek dari kerusakan ini memakan area sekitar 100 meter dan merusak setengah badan jalan.
Kepala BPBD Kabupaten Buton Selatan, Zamaluddin, mengatakan perairan Kabupaten Buton Selatan memiliki potensi angin dan gelombang tinggi. Sehingga terjangan gelombang akibat cuaca buruk tidak bisa dihindari.
Belum bisa dipastikan berapa kerugian dari kerusakan akibat gelombang. Namun diprediksi sekitar 5 Milliar rupiah.
BPBD menduga, selain faktor alam, aktivitas penambangan pasir turut andil mempengaruhi bangunan talut Pantai Boti.
Dari Kabupaten Buton Selatan, Yuhandri Hardiman, Tripton TV tribunbuton.com