KEMBALIKAN KEJAYAAN WAKATOBI, HUGUA TITIP PESAN

361
Ir Hugua

 

WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Mantan Bupati Wakatobi dua periode, Ir Hugua, seringkali menjadi buah bibir masyarakat Wakatobi. Dimana saat pandemi melanda dunia, terkhusus di Wakatobi geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat mengalami degradasi.

Seringkali ditemukan kelompok-kelompok di masyarakat menyebut di tangan Hugua, Kabupaten Wakatobi mengalami kejayaan. Geliat perekonomian dan pembangunan begitu cepat. Sementara porsi APBD Wakatobi yang menjadi motor penggerak pembangunan terbilang tidak seberapa dibanding saat ini.

“Saya telah meletakan dasar pembangunan. H Arhawi telah melanjutkannya. H Haliana tinggal mengkonekkan kembali. Dan tentunya harus lebih giat untuk mempromosikan Wakatobi,” ujar Hugua, ditemui disela-sela kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Patuno Resort. Jumat (3/12/2021).

Menurut Anggota DPR RI dapil Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut. Wakatobi telah memiliki nama besar. Sehingga sangat sederhana guna mencapai kejayaan yang tentunya harus dinikmati masyarakat.

“Wakatobi sebagai kawasan cagar biosfer bumi, Wakatobi sebagai kawasan taman nasional, Wakatobi sebagai destinasi pariwisata nasional. Ini harus menjadi rujukan untuk mencapai kejayaan itu,” ucap Hugua.

Status Wakatobi lanjut Hugua, bukan lokal tapi kelas dunia. Harusnya terlihat hentakan atau lompatan. “Wakatobi ini bukan kelas dari Waetuno sampai Binongko. Turis ke Wakatobi inikan orang Eropa, USA, Asia, Afrika, Australia dan lain sebagainya. Jadi memasarkannya harus global,” Hugua, menjelaskan.

Terkait pemerintahan saat ini, Hugua, melihat bahwa ada ikhtiar untuk coba meramu ide-ide besar pendahulu. Sehingga Wakatobi bisa ditempatkan pada posisi yang semestinya.

“Haliana merasa bahwa orang yang ingin belajar. Belajar dijaman saya, belajar dijaman H Arhawi, untuk menempatkan Wakatobi lebih maju,” kata Hugua.

Hugua, menambahkan jika masyarakat Wakatobi sesungguhnya telah merasakan geliat perekonomian yang dipicu sektor pariwisata.

“Saya lihat itu, kebangkitan ekonomi pariwisata Wakatobi sudah mulai terlihat. Mulai dari keberadaan hunian dan sarana transportasi yang mulai menggeliat,” tutupnya. (Duriani)