WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Abas, mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi, membuka event budaya nasional Wakatobi Wonderful Festival & Expo (Wakatobi Wave) Tahun 2021.

Nur Endang Abas, dalam sambutan tertulis Gubernur Sultra memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Wakatobi Wave 2021. Dimana event itu sangat penting sebagai geliat pembangunan dan perputaran ekonomi paska pandemi Covid-19. Sabtu (4/12/2021).
“Selamat kepada Pemkab dan masyarakat Wakatobi atas terobosan dan inovasi tiada henti. Yang hari ini kemajuannya sangat signifikan. Prestasi ini tercipta atas kerjasama dan kolaborasi lintas sektor,” umbar Sekda Sultra.
Menurutnya, dengan penetapan Kabupaten Wakatobi sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN). Memiliki posisi penting dalam pariwisata Indonesia karena potensi yang dimilikinya.
“Kekayaan alam bawah laut Wakatobi menjadikannya sebagai cagar biosfer 2012 dan taman nasional dengan wilayah laut terluas kedua di Indonesia,” ujar Nur Endang Abas.
Event budaya Wakatobi Wave yang dilaksanakan tahun 2017, resmi menjadi event nasional dan telah mendunia. Dan masuk 18 event Nusantara. “Tentu kita berharap perkembangan pariwisata di daerah bisa menciptakan peluang pendapatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Wakatobi Wave lanjut Sekda Sultra, sangat membanggakan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Wakatobi pada khususnya. Semoga pelaksanaan kedepan bisa ditingkatkan dengan berbagai inovasi. “Kami berharap kabupaten lain di Sultra bisa mengikuti event seperti di Wakatobi,” Nur Endang Abas, memuji.
Pemerintah Provinsi Sultra menyadari jika kondisi pariwisata saat ini masih belum pulih sepenuhnya. Karena masih dibayang-bayangi virus varian baru..
“Kita harus tetap waspada dan sama-sama berharap agar protokol kesehatan dan pola hidup bersih terus diterapkan sehingga dapat meminimalisir penyebaran virus dalam pelaksanan event di Wakatobi,” tutupnya.
Sementara itu Bupati Wakatobi, Haliana, mengatakan kondisi pandemi telah merubah konten dan segmen pelaksanaan Wakatobi Wave. Namun secara umum tidak mempengaruhi kualitas.
Haliana, menyebut jika membangun dan merawat pelaku usaha saat pandemi ini untuk cepat bangkit dan meyakinkan wisatawan bahwa Wakatobi telah siap dikunjungi.
“Pelaksanaan event ini diharapkan memberi dampak seignifikan bagi perputaran ekonomi. Kedepan kondisi ekonomi kembali membaik. Mengingat Wakatobi destinasi wisata Wakatobi telah diakui dunia melalui cagar biosfer bumi,” ucap Bupati Wakatobi.
Bupati Wakatobi menambahkan sinergi pemerintah daerah dan pusat akan memperkuat posisi Wakatobi sebagai daerah pariwisata.
“Sebagai penekanan bahwa kegiatan ini adalah percepatan digitalisasi pariwisata dan sedang kita bangun dengan berbagai sektor,” pungkas Haliana. (Duriani)
