MERIAHKAN WAKATOBI WAVE 2021, KECAMATAN TOMIA SUGUHKAN ATRAKSI CERITA BENTENG PATUA

635
Rombongan Kecamatan Tomia saat dibatas kapal untuk memeriahkan Wakatobi Wave 2021. FOTO istimewah

 

WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Tomia turut ambil bagian dalam pelaksanaan event nasional Wakatobi Wonderful Festival dan Expo (Wakatobi Wave) 2021.

Rombongan Kecamatan Tomia saat tiba di pulau WangiWangi. FOTO istimewah

Kecamatan Tomia hadir dengan 130 rombongan yang terdiri dari penari untuk sejumlah jenis tarian khas daerahnya. Serta pendamping dari sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Tomia.

Camat Tomia, Tasri SPd.MSi, mengatakan dalam gelaran Wakatobi Wave 2021. Kecamatan Tomia mengikuti sejumlah pagelaran budaya ciri khas pulau Tomia warisan leluhur.

“Kita membawa sejumlah anak remaja putra dan putri untuk tampil pada malam pagelaran seni budaya. Diantaranya, Tari Mborira, Sajo Wowine, Kadandio, Balumpa dan atraksi kaoda-kaoda,” kata Camat Tomia, ditemui di Wangi-Wangi Kamis (2/12/2021).

Menurut Camat Tomia, Tari Sajo Wowine dan Mborira merupakan tarian tradisional sejak kehidupan masyarakat Tomia hidup dalam areal Benteng Patua. Begitu pula dengan Kaoda-oda yang tidak bisa dipisahkan dengan cerita kuno tentang Benteng Patua.

Selain sejumlah seni budaya warisan leluhur, Camat Tomia juga menjelaskan jika terdapat beberapa kegiatan yang diikutinya. Semua itu Deni kebersamaan dan semangat masyarakat dalam mensukseskan pelaksanaan event Wakatobi Wave 2021.

“Kami juga mengikuti lomba fasion show, pameran UMKM dan lomba kuliner,” tutupnya. (Duriani)