WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Rapat kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD II Golkar Wakatobi Tahun 2021. Merekomendasi sejumlah figur potensial untuk maju dalam Pemilu serentak 2024.
Dalam pandangan setiap pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan di Kabupaten Wakatobi. Sepakat satu bahasa untuk komitmen merekomendasi sejumlah figur potensial maju dalam pemilu 2024 disetiap tingkatan wilayah.
Rakerda dan Rapimda Partai Golkar Kabupaten Wakatobi Tahun 2021, yang mengusung tema “Sukseskan Konsolidasi Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024” merekomendasi para elit politik disetiap tingkatan wilayah untuk maju di Pilkada 2024.
Misalkan saja, untuk figur calon Presiden RI pada Pilpres 2014, pimpinan Partai Golkar disetiap kecamatan merekomendasi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Kemudian, untuk calon Gubernur Sultra pada pilkada serentak 2024, Golkar Wakatobi merekomendasi Ridwan Bae, sebagai calon Gubernur.
Sedangkan untuk figur potensial calon Bupati Wakatobi pada Pilkada serentak 2024. Partai Golkar Wakatobi merekomendasi tiga nama. Yakni H Arhawi, Muhammad Ali dan H Hamirudin.
Ketua DPD II Partai Golkar Wakatobi, H Arhawi, menanggapi rekomendasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Golkar disetiap kecamatan mengatakan akan mendukung penuh. Karena rekomendasi PAC dalam sebuah Rakerda dan Rapimda merupakan keputusan tertinggi ditingkatan DPD II.
“Saya selaku Ketua DPD II Golkar Wakatobi mendukung rekomendasi PAC melalui Rakerda dan Rapimda. Termasuk jika kelak hasil survei tidak memihak ke pribadi saya, maka saya ikhlaskan ke figur potensial lainnya,” ungkap H Arhawi.
Sementara itu Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Basri, menjelaskan jika dirinya sangat mengapresiasi rekomendasi PAC dalam rakerda dimaksud. Namun sebagai partai politik khususnya di internal Partai Golkar ada mekanisme dalam menjaring calon kepala daerah hingga presiden.
“Rakerda dan Rapimda ini merupakan keputusan tertinggi satu tingkat dibawah rakernas. Namun di internal Partai Golkar ada rambu-rambu yang harus dilaksanakan. Seperti menurunkan lembaga survei, baik terhadap calon kepala daerah maupun calon Presiden,” tutupnya.
Untuk diketahui, rakerda dan rapimda Partai Golkar Wakatobi tahun 2021 berlangsung selama satu hari. Dan resmi ditutup Sekretaris DPD I Golkar Sultra, Muhammad Basri. (Duriani)
