PEMDA WAKATOBI BAKAL GRATISKAN ANTIGEN CPNS DAN P3K

631
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi, Muliadin / Foto:Ld Syamsudin / tribunbuton.com

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi, menggratiskan antigen untuk peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021.

Bupati Wakatobi Haliana, mengatakan jika itu adalah upaya untuk memudahkan masyarakat terutama bagi mereka yang sementara melakukan tes P3K dan yang akan menghadapi seleksi CPNS. Agar selama melakukan tes dipastikan bahwa, kesehatan peserta seleksi dalam keadaan sehat dan terbebas dari virus Covid-19.

“Sebelumnya saya berterima kasih kepada Dinkes dan Satgas Covid-19. Kita juga menghindari dan potensi berkerumun jangan sampai ada klaster baru. Sehingga sangat penting menjaga jarak, memakai masker, jangan berkerumun dan sering mencuci tangan. Karena di lokasi tes kita siapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer supaya bisa dimanfaatkan,” tuturnya saat ditemui di rumah jabatannya, Kecamatan Wangiwangi, Kamis 16 September 2021.

Pol berharap, walaupun juga sudah di tes dan hasilnya negatif, protokol kesehatan Covid-19 harus diterapkan.

“Saya berharap kepada teman-teman agar lancar dan sukses, inshaAllah teman-teman juga terjamin kesehatannya, agar pulang ke rumah dengan selamat dan sehat,” harapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinkes Muliaddin Anis mengungkapkan, untuk di Wakatobi, semua peserta seleksi baik itu P3K guru maupun peserta seleksi CPNS difasilitasi antigen, dan itu diberikan secara gratis oleh Pemda.

“Satu hari sebelum mereka mengikuti seleksi yang sementara sedang berlangsung adalah seleksi P3K. Tesnya itu empat hari di mulai sejak hari Senin sampai hari Kamis. Jadi yang tes hari Senin, kita antigen mulai hari minggu, yang tes hari ini, kemarin kita antigen sampai dengan besok paginya sebelum mereka mengikuti seleksi, khusus untuk P3K,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk peserta seleksi CPNS pihak Pemda juga siap untuk memfasilitasi antigen, kendati itu merupakan salah satu syarat sebelum mengikuti tes. Dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, sehingga diantisipasi dengan antigen sebelum peserta mengikuti seleksi.

“Diberikan secara cuma-cuma, sebagai bentuk komitmen Pemda tentang upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Wakatobi. Di satu sisi untuk membantu masyarakat yang mengikuti seleksi baik itu masyarakat lokal maupun yang datang dari luar daerah. Jangan sampai ada yang terpapar dari daerahnya, kemudian masuk kesini. Jadi sebelum tes, kita antisipasi memang,” ujarnya.

Untuk persiapan kuota antigen, ia mengatakan bakal disesuaikan dengan jumlah peserta yang mengikuti seleksi.

“Peserta seleksi P3K yang sekira 530 lebih semuanya kita fasilitasi. Kemudian untuk peserta seleksi CPNS sekira 900 orang lebih pesertanya, semuanya juga akan kita fasilitasi antigen, satu hari sebelum pelaksanaan seleksi,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa pihak Dinkes telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi untuk tempat yang disepakati untuk pelaksanaan tes antigen.

“Di semua Puskesmas yang ada di wilayah ibukota di pulau Wangiwangi, dan satu posko kita buka di kantor Dinkes. Guna memudahkan akses bagi para peserta untuk pelayanan antigen. Harapannya sambil kita tes, juga kita berikan edukasi. Agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tutupnya. (m2)