AS TAMRIN: HARUS ADA SINERGI ANTAR DAERAH

486

 

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, menilai perlu ada sinergi lintas horizintal dan sinergitas antar sektor antar daerah. Misalnya dengan Kabupaten Wakatobi, Buton, Baubau, Butenf, Busel, karena masing-masing memiliki potensi.

“Semua harus diberi ruang untuk berkembang yang selanjutnya didorong seperti halnya Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata,” ujar Tamrin di hadapan Wakil Menteri Perdagangan, Dr Jerry Sambuaga saat malam ramah tamah dan jamuan makan malam Pemkot Baubau bersama Kementerian Perdagangan dan Pangdam VII Hasanuddin, di Rujab Wali Kota Baubau, Rabu malam 26 Mei 2021.

AS Tamrin mengajak semua kepala daerah yang ada didalam cakupan wilayah Kepton untuk bahu-membahu saling mendukung membangun daerah sebagaimana yang telah dilakukkanya beberapa hari lalu menandatangani MoU dengan Wali Kota Kendari untuk saling mendukung komoditas produk. Menurut dia harus ditemukan cara agar bisa didorong dengan mempersialkan segala fasilitas pendukung di Baubau.

“Agar para wisatawan ke Wakatobi betah di sana. Begitu pula dengan Aspal yang di Buton. Kemudian juga perikanan ada potensinya di Buton, Buteng, Busel dan Wakatobi. Bagaimana modelnya untuk berkembang tentunya ada sentral distribusi produk-produk tersebut,” katanya.

Pada ramah tamah itu, terungkap pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI siap membantu pembangunan Sistem Resi Gudang (SRG) dan pasar rakyat di Kota Baubau. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan, Dr Jerry Sambuaga. Menurut Wamen, salah satu yang menjadi prioritas dari Kementerian Perdagangan saat ini adalah pasar dan SRG. SRG berada di bawah koordinasi dari Kemendag, sehingga pihaknya menyadari konsep SRG sangat penting untuk masyarakat.

Ketika ada gudang dan memberikan izin membangun SRG maka petani, nelayan ataupun pelaku komoditas lainnya dapat menyimpan barang komoditasnya di gudang-gudang tersebut lebih dari 3 sampai 6 bulan. “Ketika harga sudah mulai naik petani sudah bisa menjual komoditasnya dengan harga yang menguntungkan,” jelasnya.

Hal ini menjadi perhatian bersama untuk bersinergi hubungan horizontal-vertikal dengan baik serta dibutuhkan suport dari wali kota dan bupati khususnya yang bersama-sama dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan pelaksanaan program ini jalan. (adm)