PERPANJANGAN BANDARA BETOAMBARI, JALUR LAKEBA AKAN TERKENA DAMPAK

811
Kepala Dinas Perhunungan (Kadishub) Kota Baubau, Idrus Taufik Saidi. FOTO:AZHAR/TRIBUNBUTON.COM

BAUBAU, TRIBUNBUTON, COM – Landasan pacu Bandara Betoambari, Kota Baubau, Provinsi Sultra, diperpanjang hingga 2000 meter dari panjang sebelumnya 1800 meter. Perpanjangan ini akan mencapai wilayah Lakeba sehingga nantinya akan ada himbauan dan pembuatan jalan alternatif.

Kadishub Kota Baubau, Idrus Taufik Saidi, menjelaskan pihaknya memastikan jalur sepanjang Pantai Lakeba akan terkena dampak pengembangan bandara. Hasil pantauan Dishun di ujung kampung Sulaa, terdapat perumahan dan tempat usaha dan aktivitas yang tidak terlalu padat.

“Dengan pemasangan informasi, diharapkan kesadaran kolektif dari masyarakat,” kata Taufik, Senin 7 Juni 2021.

Ia mengatakan master plan desain Bandara Betoambari sudah ada sejak lama dari pemerintahan sebelumnya sudah ada informasi terkait pengembangan bandara. Sehingga untuk kedepannya tidak boleh ada pembangunan karena bamdara untuk kepentingan masyarakat umum atas dasar kepentingan negara.

“Masyarakat harus sadar dan taat,” ujarnya.

Kehadiran Menteri Perhubungan dan Gubernur Sultra beberapa waktu lalu sebagai bentuk penguatan kepada daerah dan bandara untuk memperkuat wilayah Kepton. Baubau sebagai calon ibu kota Kepton, sangat penting memainkan peran dengan menciptakan, mengadakan, menyiapkan infrastruktur dan fasilitas. Sehingga siapapun, investasi apapun, tamu siapapun yang berkunjung di Kepton maka ada kelayakan, kewajaran, kepatutan, dan kepantasan.

Menurut dia, pengembangan bandara bisa sukses dan terselenggara karena semua elemen bisa terlibat, para stakeholder bisa ambil peran soal polemik lahan dan pemerintah menyiapkan anggaran. “Sehingga hadir kesadaran dan kolektif sehingga target Bandara Baubau bisa berdinamika dan terwujud,” katanya.

Saat ini kata Taufik, merupakan peletakan pondasi dan dibutuhkan akses untuk aktivitas pekerjaan. Dan perpanjangan landasan melewati kawasan yang telah dibangun. (Azhar)