BUPATI BUTENG DIDESAK ALIHKAN ASET PDAM BUTON KE PDAM BUTENG

903
Aliansi Mahasiswa Pemuda Bersuara (Ampera) unjuk rasa di halaman kantor Bupati Buton Tengah, FOTO:ADI/TRIBUNBUTON.COM

BUTENG,TRIBUNBUTON.COM – Aliansi Pemuda Mahasiswa Bersuara (Ampera) berdemonstrasi tuntut Bupati Buton Tengah agar mengalihkan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buton ke PDAM Buteng. Masyarakat Kecamatan Lakudo mengeluhkan kondisi air yang tidak bersih serta tingginya tarif PDAM Buton.

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, salah satu upaya pembangunan nasional yang diselenggarakan pemerintah bagi seluruh elemen masyarakat. Penyediaan air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat yang diamanatkan dalam Pasal 33 ayat (3) UUD Tahun 1945.

Bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya di kuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta di atur lebih lanjut dalam UU No.17/2019 tentang sumber daya air,” ucap salah satu demonstran, Rabu 2 Juni 2021.

Tuntutan Ampera di antaranya mendesak PDAM Buton wilayah Kabupaten Buteng memberikan pelayanan yang maksimal khususnya di Kecamatan Lakudo. Meminta Bupati Buton Tengah untuk mengurus dan mempercepat pengalihan aset PDAM Buton yang berada di wilayah Kabupaten Buton Tengah agar menjadi aset daerah Kabupaten Buton Tengah. Mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Tengah agar menekan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk mengurus dan mempercepat pengalihan aset Kabupaten Buton Tengah. Mendesak DPRD Buton Tengah untuk menekan direktur PDAM Buton agar mengganti kepala kantor wilayah kecamatan Lakudo PDAM Buton yang kami anggap tidak becus dalam menjalankan tugas.

Pantuan media ini, setelah berorasi beberapa jam di halaman kantor Bupati Buton Tengah, massa aksi di ajak hearing oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Tengah H Konstatinus Bukide. (p5)