
BAUBAU, TRIBUN BUTON.COM
Pemerintah Kota Baubau tetap akan merevitalisasi Kasulana Tombi. Tiang bendera Kesultanan Buton itu sudah berusia tiga abad dan sudah rapuh.
Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, saat menghadiri kegiatan Forum Pemerhati Cagar Budaya Kota Baubau, di Baruga Keraton Buton, Sabtu 03 Oktober 2020, mengungkapkan kekhawatiranya melihat tiang bendera dan sudah saatnya direvitalisasi setelah diperiksa oleh tim cagar budaya dari Makassar, Sulawesi Selatan.
“Revitalisasi ini tidak akan mengganggu pesona Kasulana Tombi dan Kasulana Tombi akan terlihat dari segala sisi karena tiang bendera Kasulana Tombi akan berada di tengah-tengah tower nantinya,” jelas AS Tamrin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, menjelaskan revitalisasi adalah solusi untuk menunjang agar kasulana tombi tidak roboh. Sementara, jika kasulana tombi tetap roboh maka akan dimuseumkan.
“Karena semua solusi sama halnya dengan perlindungan cagar budaya, dan ini sudah merupakan upaya pemerintah dalam melestrikan dan memelihara situs budaya yang di Benteng Keraton ini,” tegas Ahmad Monianse.
Salah satu peserta Forum Pemerhati Cagar Budaya Baubau, Rahmat Iyan, mengatakan refitalisasi harus sesuai jati diri masyarakat Buton dengan tetap menonjolkan pesona Kasulana Tombinya bukan towernya. Dia menawarkan kaca anti peluru jika ingin menyelamatkan kasulana tombi. (m2)