Koordinasi PMI Baubau dengan Sultra, Perkuat Persiapan Pengelolaan UDD Secara Mandiri

99
PMI Kota Baubau saat berkoordinasi dengan PMI Provinsi Sultra

KENDARI, TRIBUNBUTON.COM – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau, Yusman Fahim, didampingi Wakil Ketua PMI Kota Baubau Suarnawati, S.Si., M.Si., bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan koordinasi ke Markas PMI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Rabu (1/7/2026).

Pada Pertemuan tersebut, diterima langsung oleh Sekretaris Umum PMI Provinsi Sultra, Sahrun Gaus. Guna, berkoordinasi menjadi bagian dari langkah strategis PMI Kota Baubau dalam mempercepat penguatan kelembagaan, khususnya terkait pengelolaan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Baubau agar dapat dikelola secara penuh oleh PMI Kota Baubau.

Terdapat sejumlah poin penting menjadi pembahasan dan menghasilkan kesepahaman bersama. PMI Provinsi Sultra menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan UDD PMI Kota Baubau secara menyeluruh oleh PMI Kota Baubau.

Selain itu, PMI Kota Baubau juga menyampaikan target peluncuran (launching) operasional UDD PMI Kota Baubau yang direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2026.

Momentum tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam peningkatan pelayanan kemanusiaan di Kota Baubau, khususnya dalam penyediaan darah yang aman, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, PMI Provinsi Sultra, menegaskan bahwa seluruh kewenangan pengelolaan UDD akan diserahkan kepada PMI Kota Baubau setelah seluruh proses administrasi dan persyaratan yang dibutuhkan dinyatakan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua PMI Kota Baubau, Yusman Fahim, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Provinsi Sultra, terhadap pengembangan pelayanan donor darah di Kota Baubau. Koordinasi ini menjadi langkah yang sangat penting dalam mewujudkan kemandirian PMI Kota Baubau dalam mengelola Unit Donor Darah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi Sultra atas dukungan dan komitmennya. Insya Allah, seluruh persyaratan administrasi akan segera kami selesaikan sehingga proses pelimpahan kewenangan dapat berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Lanjutnya, keberadaan UDD yang dikelola secara mandiri akan memberikan dampak positif bagi pelayanan kesehatan di Kota Baubau maupun wilayah kepulauan di sekitarnya.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan darah bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kehadiran UDD PMI Kota Baubau nantinya bukan hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga menjadi wujud nyata pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.

“Kami menargetkan launching UDD dapat terlaksana pada 17 Agustus 2026 sebagai hadiah bagi masyarakat Kota Baubau dalam semangat kemerdekaan,” tuturnya.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan sinergi antara PMI Provinsi Sultra dan PMI Kota Baubau semakin kuat dalam mendukung peningkatan pelayanan kemanusiaan, khususnya di bidang pelayanan donor darah yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan.(Adm)