PNM Tanam 29.000 Pohon dan Salurkan Bantuan Sosial

38
PNM Baubau bersama Ketua DPRD Kota Baubau usai melaksanakan kegiatan penanaman 29.000 pohon

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam pemberdayaan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui berbagai program sosial dan pelestarian lingkungan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat akar rumput.

Melalui program PNM Peduli, perusahaan pelat merah tersebut menggelar gerakan penanaman pohon secara serentak di 58 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap cabang menanam sedikitnya 500 bibit pohon, sehingga total pohon yang ditanam mencapai sekitar 29.000 pohon.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 mengenai Pelestarian Ekosistem Daratan.

PNM menilai bahwa gerakan penghijauan bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis, mulai dari menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kualitas udara, hingga menciptakan ruang hijau yang nyaman bagi masyarakat.

Selain penghijauan, PNM juga melanjutkan kampanye keberlanjutan melalui program RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil menghimpun sekitar 20 ton pakaian layak pakai dari seluruh Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan bantuan buku bacaan guna mendukung peningkatan literasi masyarakat.

Rangkaian program tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian. Tidak hanya membantu mengembangkan usaha masyarakat, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Semangat yang sama turut diwujudkan melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Program ini bertujuan menumbuhkan pengetahuan, motivasi, serta kesadaran generasi muda mengenai pentingnya kewirausahaan dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PNM ingin memastikan bahwa manfaat program tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pohon yang tumbuh, buku yang dibaca, pakaian yang dimanfaatkan kembali, hingga ruang belajar yang terbuka diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan masa depan yang lebih baik.

Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PNM dalam menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Pohon-pohon yang ditanam hari ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi investasi bagi generasi mendatang. Selain itu, bantuan pakaian, buku, dan berbagai kegiatan pemberdayaan yang dilakukan PNM memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan oleh kami,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Program yang dijalankan PNM dinilai tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.

“Dengan menggabungkan aspek ekonomi, sosial, pendidikan, dan lingkungan dalam satu rangkaian program, PNM terus memperluas makna pemberdayaan sebagai upaya bersama untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri, berdaya saing, dan hidup di lingkungan yang lebih sehat serta berkelanjutan.” tutupnya.(Adm)