WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Satuan Tugas Yuridis dan Fisik Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan Kabupaten Wakatobi secara resmi telah menyelesaikan rangkaian kegiatan lapangan di Pulau Tomia.
Berakhirnya masa tugas tim di pulau tersebut menandai tuntasnya fase pengumpulan data dan pengukuran bidang tanah di sejumlah kelurahan serta desa yang menjadi target program tahun 2026.
Proses yang berlangsung sekitar satu bulan di Pulau Tomia berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara petugas pertanahan, perangkat desa, dan antusiasme masyarakat dalam mensertipikatkan asetnya. Dengan selesainya tahap ini, tim ditarik kembali ke kantor induk untuk melakukan pengolahan data administrasi sebelum bergeser ke target lokasi selanjutnya.
Setelah menyelesaikan agenda di Tomia, Kantor Pertanahan Kabupaten Wakatobi telah memetakan target wilayah berikutnya, yakni Pulau Wangi-Wangi dan Pulau Binongko. Pergerakan tim ke lapangan akan dijadwalkan ulang segera setelah operasional kantor kembali normal.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Wakatobi, Bebi SSi, memberikan konfirmasi terkait progres dan rencana strategis tim PTSL ke depan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan lapangan di Pulau Tomia telah berakhir dengan capaian yang sesuai target. Saat ini tim sedang dalam masa persiapan teknis dan penyisiran data untuk wilayah di Pulau Wangi-Wangi dan Binongko. Tim akan mulai turun penuh ke lokasi sasaran baru sesaat setelah cuti lebaran berakhir,” ujar Bebi SSi.
Pihak Kantor Pertanahan menghimbau warga di kelurahan/desa yang masuk dalam lokasi PTSL di Pulau Wangi-Wangi dan Binongko untuk mulai menyiapkan tanda batas tanah (patok) serta fotokopi dokumen kepemilikan. Kehadiran program PTSL di wilayah kepulauan ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi warga pesisir dan meningkatkan nilai ekonomi aset masyarakat Wakatobi secara digital. (adm)
