KENDARI, TRIBUNBUTON.COM – Sebanyak 13.750 warga Sulawesi Tenggara (Sultra) menikmati perjalanan mudik lebaran gratis di musim Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran Tahun 2026.
Perjalanan mudik lebaran gratis itu, meski masih mengalami keterbatasan namun akan menjadi program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra setiap tahunan sebagai bentuk nyata pelayanan untuk masyarakat.
“Kami programkan kegiatan ini setiap tahun guna memudahkan masyarakat pemudik hingga di kampungnya. Ini gratis, tidak dipungut biaya,” terang Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat melepas keberangkatan ratusan peserta program itu di Pelabuhan Nusantara Kendari. Selasa 17 Maret 2026.
ASR sapaan Gubernur Sultra mengatakan layanan mudik gratis itu bukan hanya saat pulang di kampung saat lebaran. Namun pihaknya juga tetap memberlakukan saat pemudik melakukan arus balik. “Jadi program ini juga berlaku saat arus balik atau pulang pergi,” kata ASR.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Muhammad Rajulan, menjelaskan jika program itu telah berjalan sejak tahun lalu (2025, red). Program yang disambut antusiasme masyarakat itu berjalan berkat kerjasama dengan Kementerian Perhubungan.
Program yang telah mengakomodir ribuan masyarakat Sultra tersebut, juga mengakomodasi kenderaan pribadi masyarakat sehingga tidak terlalu sulit menjangkau tujuan seperti kampung halamannya.
“Program ini juga telah melayani pengangkutan 1.030 unit kendaraan roda dua melalui berbagai rute, baik jalur laut maupun darat,” jelas Rajulan.
Ditambahkannya, sejumlah rute strategis dilayani meliputi lintas Kendari-Raha, Kendari-Baubau, Torobulu-Tampo, Kendari-Langara, Kendari-Wanci, hingga lintas Baubau-Waara.
“Keberhasilan program ini merupakan wujud komitmen Gubernur Sultra dalam meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga Sultra,” pungkas Rajulan. (adm)
