Jelang Ramadhan, Pemkot Baubau Gelar Pangan Murah

133
Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, MSc saat mengecek langsung harga pada Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Stadion Betoambari

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Stadion Betoambari, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, MSc itu, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat di Baubau.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Baubau menekankan bahwa GPM merupakan mandat nasional yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional guna memastikan seluruh kabupaten/kota di Indonesia hadir di tengah masyarakat untuk mengantisipasi gejolak harga.

Oleh sebab itu, Wa Ode Hamsinah Bolu mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang sigap menghadirkan komoditas pangan berkualitas tinggi dengan harga di bawah pasar atau maksimal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Tujuan utamanya adalah menyediakan pangan berkualitas. Kita bisa lihat sendiri, bawang merah, bawang putih, hingga telur yang disediakan adalah pilihan terbaik namun tetap dengan harga wajar dan terjangkau,” jelasnya.

Dengan kehadiran GPM ini sangat krusial sebagai langkah darurat dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, menjelang hari-hari besar keagamaan terutama menjelang bulan suci Ramadan tahun 2026.

GPM juga adalah, instrumen penting untuk mengendalikan inflasi. Dimana, Kota Baubau berhasil menutup tahun 2025 dengan kondisi ekonomi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Tentunya Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolektif, terutama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama OPD dan instansi vertikal lainnya,” tutunya

Harapanya, anggaran untuk GPM dapat terus disisihkan agar program ini bisa menyentuh seluruh titik di Kota Baubau sepanjang tahun. Mudah-mudahan GPM ini bisa betul-betul mengintervensi inflasi sehingga harga di tingkat masyarakat tidak melonjak tajam.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan dapurnya. Dan warga Baubau secara umum dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang ramah di kantong,” tutupnya.

Peliput: Hengki TA