WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Desa Oihu Kecamatan Togo Binongko berhasil meraih juara pertama Lomba Wakatobi Bangun Desa (WBD) Award 2025. WBD merupakan penjabaran Program Membangun Desa yang merupakan program nasional pertama diterapkan.
Desa Oihu, berhasil mengungguli Desa Waitii Barat dan Desa Ambeua Raya di urutan kedua dan ketiga. Yang sebelumnya sama-sama masuk nominasi tiga desa terbaik dari 75 desa di Wakatobi dalam pengelolaan administrasi pemerintahan tingkat desa di Kabupaten Wakatobi.
Dengan prestasi itu, Desa Oihu diganjar sejumlah penghargaan diantaranya piagam penghargaan dari Pemerintah dan diserahkan langsung Wakil Bupati Wakatobi, Dra Safia Wualo. Serta hadiah menarik lainnya dari berbagai sponsor.
Plt Kepala Desa Oihu, Sawiun, AMK.SIKom, menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga kepada pemerintah Kabupaten Wakatobi khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes).
“Terimakasih kepada semua perangkat desa dan masyarakat Desa Oihu, yang sudah bekerja sama dan memberikan yang terbaik. Prestasi ini menjadi motifasi kepada saya khususnya, untuk membangun Desa Oihu yang lebih baik lagi,” ucap Sawiun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wakatobi, Drs H Safiudin MSi, di sela-sela penyerahan piagam penghargaan mengatakan Program Membangun Desa adalah program nasional perdana diterapkan.
“Program ini adalah upaya pemerintah untuk memajukan desa melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun infrastruktur,” terang Drs H Safiudin MSi.
Safiudin, menjelaskan bahwa dalam melakukan penilaian ada beberapa indikator seperti tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan desa, kemandirian ekonomi desa dalam pembangunan berkelanjutan dan lain-lainnya.
“Penilaian berdasarkan kinerja sejak tahun 2024 hingga sekarang (2025). Tujuan utama program membangun desa antara lain peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam,” jelas Safiudin. (Adm)
