Menteri ATR/BPN Hadiri Penutupan ICI 2025, Pesan Presiden RI: Sederhanakan Perizinan dan Pengadaan Lahan

266

JAKARTA,TRIBUNBUTONCOM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional dengan penyederhanaan regulasi serta kolaborasi lintas sektor.

Hal itu disampaikan saat menghadiri malam penutupan Internasional Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JICC). Kamis 12 Juni 2025.

Dalam event tersebut. Presiden RI, H Prabowo Subianto hadir saat pembukaan. Dan menyampaikan sejumlah informasi penting demi kemajuan bangsa.

“Kita akan sederhanakan perizinan dan proses pengadaan lahan. Kita akan perkuat kerja sama pemerintah dan badan usaha swasta, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujar Presiden, Prabowo Subianto. Dihadapan lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara yang hadir dalam ICI 2025.

Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan iklim investasi dan usaha yang sehat. “Kita akan tertibkan. Kita akan tegakkan hukum. Hanya dengan kepastian hukum, hukum yang benar, iklim usaha akan berkembang dengan baik,” tegas Presiden Prabowo.

Di pihak lain selaku inisiator ICI 2025, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan siap bekerja mewujudkan arah pembangunan sesuai pesan Presiden Prabowo, yaitu berani dan bervisi kebangsaan yang kuat. Dengan tujuan utama untuk memberikan dampak baik dan nyata pada masyarakat.

“Kami menyebutnya infrastruktur sebagai strategi negara. Maknanya, pembangunan hari ini tidak sekedar kelanjutan, melainkan kebangkitan. Dan rakyat Indonesia bisa melihat jelas, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita membangun dengan arah keberanian dan visi kebangsaan,” pungkas Menko IPK.

Pada penutupan ICI 2025, hadir sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Hadir pula sejumlah Menteri/Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, delegasi dari 33 negara, diplomat, akademisi, investor, dan praktisi pembangunan infrastruktur dari berbagai belahan dunia. (Rilis/adm)