Pesan Gubernur Sultra Untuk Kepala OPD dan Seluruh Stakeholder

1200

KENDARI, TRIBUNBUTON.COM – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra untuk bekerja dengan hati yang lurus tanpa berpikir ke belakang.

Hal itu disampaikannya saat sambutan pada penandatanganan pakta integritas tahun 2025 dan perjanjian kinerja tahun 2025 Lingkup Pemprov Sultra. Beberapa saat setelah tiba dari Jakarta bersama Wakil Gubernur di Rujab Gubernur Sultra. Sabtu 1 Mei 2025.

Gubenur Sultra yang akrab disapa ASR tersebut, menjelaskan jika bekerja dengan hati yang lurus tanpa menoleh ke belakang. Dikarenakan Sultra dan semua daerah di Indonesia baru saja menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.

“Kita baru saja selesai gelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Tentunya, pasti ada kepala OPD dalam bekerja namun hatinya lain-lain karena tidak mendukung saya dengan Pak Hugua. Jangan, tolong jangan berpikir ke belakang. Kita harus berpikir lurus kedepan,” terang ASR.

Menurut Gubernur Sultra, OPD sebagai pembantu Gubernur dan Wakil Gubernur harus bekerja dengan keras untuk merealisasikan program pusat serta program yang dicanangkan pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Sultra.

“Kita harus bekerja sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yakni jangan khianati rakyat. Saya bersama Pak Hugua meminta agar bekerjalah dengan baik. Kalau hatinya baik maka kerjanya pasti baik. Tapi kalau hatinya tidak baik maka hasilnya juga tidak baik,” tegas Gubernur Sultra.

ASR, juga menegaskan jika pemerintahannya bersama Wakil Gubernur telah berkomitmen untuk menjalankan amanah rakyat Sultra.

“Saya bersama Pak Hugua akan bekerja keras untuk mewujudkan amanah dan harapan rakyat menuju Sultra lebih baik. Untuk itu, kami butuh kerjasama semua stakeholder karena tanpa bantuan seluruh stakeholder maka semua sulit tercapai,” ujar Gubernur Sultra.

Dikatakannya, pilkada telah selesai. Saat ini tidak ada lagi sekat diantara seluruh komponen. Bahkan Gubernur Sultra memberikan keyakinan jika pemerintahannya siap membuka diri kepada siapapun jika membutuhkan.

“Jangan takut kalau sebelumnya tidak ada yang mendukung saya dengan Pak Hugua. Kami membuka diri jika dibutuhkan, kami akan mendatangi anda jika anda membuka diri untuk kami. Kami tidak akan melihat latar belakang anda,” Gubernur Sultra memberikan keyakinan.

Mantan Kabinda Sultra itu menambahkan jika dalam pemerintahannya juga bersama Pak Hugua. Akan membuka diri kepada pemimpin sebelumnya terkait pelaksanaan program kerja yang dicanangkannya.

“Termasuk kepada mantan-mantan Gubernur Sultra sebelumnya. Kami akan mendatanginya dan bertanya program apa yang belum dilaksanakan di masanya. Dengan begitu, kami bisa mensinkronkan dengan program yang kamin canangkan. Sultra ini milik kita bersama, bukan milik kelompok atau segelintir orang,” tutup ASR. (Adm)