WAKIL BUPATI BUTUR TERIMA MAHASISWA MAGISTER KKL UHO

180
Wakil Bupati Buton Utara Ahali, SH., MH didampingi Kadis Kesehatan Menerima Mahasiswa KKL UHO Di ruangannya. Foto. Ist

BUTUR, TRIBUNBUTON.COM – Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ahali SH, menerima enam Mahasiswa Magister Geografi Universitas Halu Oleo (UHO). Yang akan melaksanakan Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Senin 24 Oktober 2022.

Wakil Bupati Butur memberi ucapan terimakasih atas dipilihnya Butur menjadi lokasi KKL. Semoga dengan kegiatan lapangan dalam menggali dan mencari data dapat mendapatkan keilmuan sesuai spesifikasi ilmu yang diharapkan.

“Semoga dengan hasil data lapangan selama melakukan KKL di Butur. Diharapkan dapat menjadi bahan perencanaan program kebijakan Pemkab Butur kedepannya,” harap Wakil Bupati Butur.

Ahali meminta kepada pihak terkait, khususnya pemerintah Kecamatan Kulisusu dan Kulisusu Utara yang menjadi lokasi KKL. Dapat memfasilitasi Mahasiswa dengan menunjukkan lokasi sasaran pencarian data yang dibutuhkan di lapangan.

Sementara itu Dosen Pendamping KKL, DR Dasmin Sidu SP.MSi, mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemkab Butur dalam menerima mahasiswa KKL UHO di Buton Utara.

“Enam mahasiswa KKL ini akan disebar di Kecamatan Kulisusu dan Kecamatan Kulisusu Utara dengan konsentrasi yang berbeda. Mereka datang belajar, bukan datang mengajar. Mahasiswa KKL datang untuk Kuliah dengan mata kuliah berbasis studi kasus,” ujar Dasmin Sidu.

Adapun program-program studi mahasiswa KKL itu lanjut Dasmin Sidu. Untuk menjawab enam pertanyaan besar akademik sebagai syarat pencapaian akhir studi. Diantaranya melakukan penelitian terkait distribusi sampah di daerah Manggrove. Studi tersebut untuk menjawab sejauh mana pencemaran lingkungan di wilayah Manggrove.

Kemudian, bagaimana melihat laju pendangkalan di teluk Kulisusu dan setiap tahunnya mengalami penambahan berapa. Peserta KKL juga melakukan studi tentang Bagaimana potensi terkait demam berdarah dengan kondisi tiga iklim (elnino, lanina, normal) dan akan melihat tren perkembangannya dimasing-masing kondisi iklim tersebut.

“Mahasiswa akan melihat bagaimana persebaran dan keragaman manggrove di wilayah teluk Kulisusu. Ada juga yang meneliti tentang pengaruh petir terhadap kepadatan bangunan dan penelitian tentang kesehatan kelapa,” ungkap Dasmin Sidu.

Dikatakannya, pohon Kelapa merupakan salah satu produk unggulan Buton Utara. Hal itu bisa dijadikan sebuah kajian usaha bagi daerah. Kebetulan mahasiswa yang melakukan studi tentang kelapa adalah putra asli Kecamatan Kulisusu Utara. Dari kondisi kelapa yang ada saat ini bisa diperoleh berapa tingkat produktivitasnya. Tutupnya. (Tribunbuton.com/asm)