JARING ASPIRASI WARGA, PJ BUPATI BUTON INISIASI FORUM “NGOPI WA ENGRAN”

188
Suasana tatap muka langsung Pj Bupati Buton dengan masyarakat. FOTO IST

BUTON, TRIBUNBUTON.COM – Pj Bupati Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Basiran MSi, gelar tatap muka langsung dengan masyarakat setempat. Tatap muka langsung dalam sebuah forum bincang-bincang itu sebagai ajang menjaring aspirasi warga. Jumat 9 September 2022.

Dalam laman Dinas Komunikasi dan Persandian Buton tersebut. Dijelaskan bahwa forum itu dinamai “Ngopi Wa Engran” akronim dari NGObrol PagI WArga BarENG BasiRAN. Kegiatan perdana itu guna mendekatkan antara pemerintah dan masyarakat, menjadi wadah menyalurkan aspirasi warga untuk membangun Buton yang lebih baik ke depan dalam bingkai “Buton Selalu di hati”.

“Mengapa dilakukan di hari Jumat? Karena Jumat adalah hari yang barokah bagi umat Islam. Sehingga obrolan kita menjadi berkah untuk kita semua yang datang di forum ini,” ucap Pj Bupati Buton, Basiran, dalam laman Dinas Kominfo dan Persandian Buton.

Dalam forum tersebut, beberapa fakta permasalahan yang menjadi keluhan dan masukan masyarakat kepada pemda setempat diantaranya permasalahan sampah di Pasarwajo sebagai Ibukota Kabupaten Buton.

Kemudian, lampu penerangan jalan, pemasaran hasil tangkapan nelayan, ketersediaan Solar bagi nelayan, penagihan pajak, retribusi sampah, pendataan BPJS, bantuan sosial hingga permohonan tambahan insentif bagi para Ketua RW di ibukota Pasarwajo guna memaksimalkan kinerja.

Menanggapi keluhan warga terkait pengangkutan sampah, Pj Bupati Buton mengatakan solusinya harus ada penambahan armada pengangkut sampah dan regulasi kewenangan penanganan sampah. Sehingga terwujud kerja sama yang baik antara semua elemen terkait.

“Sampah sebenarnya bisa diatasi dengan kerja sama yang baik antara semua elemen. Penambahan armada pengangkutan sampah, pengadaan roda tiga menjadi solusi sampah yang menumpuk sehingga diangkut dari lingkungan ke lingkungan. Lalu disimpan di tempat penampungan sementara sebelum diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),”

Pj Bupati Buton dalam acara tatap muka langsung masyarakat

“Di bagi tugasnya, apa peran Pemerintah Kabupaten, kecamatan, kelurahan dan RW nya. Untuk itu perlu dibuatkan Peraturan Bupati tentang kewenangan penanganan sampah di Kabupaten Buton. Sambil menunggu Perbup bisa diawali dengan surat edaran. Sehingga manajemen sampah ini lebih efektif. Libatkan pula karang taruna, Remaja Mesjid hingga LSM. Selain itu, Bank Sampah bisa dimanfaatkan,” ujar Kepala BPKAD Sultra tersebut.

Basiran, mengungkapkan salah satu permasalahan sampah di dunia adalah masih banyaknya sampah yang dibuang ke pantai dan ke laut. Menurutnya, sosialisasi melalui baliho tentang larangan membuang sampah di laut hingga penerapan sanksi denda adat bisa menjadi solusi.

“Penghasil sampah plastik di dunia, Indonesia nomor dua setelah China. Ini sangat mengancam biota laut. Minimal Pak Kadis dibuatkan baliho dan sanksi denda adat agar tidak ada lagi yang membuang sampah di laut. Kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan laut harus terus ditumbuhkan,” ungkapnya.

Dalam laman Dinas Komunikasi dan Persandian Buton. Disebutkan jika masyarakat antusias dalam acara Ngopi Wa Engran yang dipandu langsung Sekda Buton tersebut. Masyarakat dapat bertatap muka langsung dengan Pj Bupati. Bahkan dapat berbicara bebas mengeluarkan uneg-uneg tentang permasalahan yang dihadapinya.

Pj Bupati Buton bersama perangkat pemerintahan duduk di bawah, sedangkan masyarakat duduk di atas tribun. “Kami sengaja duduk di bawah. Masyarakat duduk di atas. Begitulah. Karena kami pemerintah bertugas melayani bapak dan ibu,” kata Pj Bupati mengawali Ngopi Bareng yang disambut tepuk tangan masyarakat.

Semua permasalahan yang diajukan masyarakat, Pj Bupati langsung menjawab secara teknis oleh dinas terkait.

“Kami tidak berjanji. Tapi berusaha membantu dan doakan kami agar tetap Amanah dan sehat dalam mengemban tugas ini. Meski hanya setahun ditugaskan oleh Gubenur Sultra namun sebagai orang Buton, selaku Pj Bupati akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini. Paling tidak pengabdian ini adalah ladang pahala dan menjadi amal ibadah bagi kami bersama perangkat daerah,” tutup Pj Bupati Buton.

Turut hadir di kegiatan itu anggota DPRD Buton, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, camat, lurah/ kepala desa serta puluhan warga dari berbagai elemen di Ibukota Pasarwajo. “Ngopi Wa Engran” akan rutin dilaksanakan setiap Jum’at pukul 08.00 – 10.00 wita di Panggung Utama Alun-Alun Takawa. (Tribunbuton.com/adm)