BUPATI DAN PABUNG WAKATOBI SALURKAN BANTUAN TUNAI TAMBAHAN DARI TNI DI PULAU BINONGKO

427
Ketgam: Bupati Wakatobi, Perwira Penghubung dan jajaran saat membagikan Bantuan Tunai tambahan di pulau Binongko. FOTO istimewah

 

WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), H Haliana, bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyalurkan program bantuan pangan minyak goreng dari TNI tahun 2022 di Pulau Binongko. Rabu (18/5/2022).

Perwira Penghubung Kabupaten Wakatobi, Kapten Infanteri Anton mengatakan, bantuan tambahan itu berupa uang tunai Rp300 ribu/KK itu merupakan lanjutan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) sebesar Rp600 ribu/KK ribu yang disalurkan belum lama ini kepada 650 KK masyarakat di Pulau Binongko.

Jumlah penerima tersebut lanjut Pabung Wakatobi, tidak ditambah maupun dikurangi. Syaratnya pun cukup dengan membawa blanko dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Masyarakat dihimbau yang belum sempat menerima dimohon memaklumi, mudah-mudahan kedepan masih ada program itu agar masyarakat yang belum menerima diupayakan.

Lanjutnya, sebenarnya bantuan itu dalam bentuk minyak goreng, namun dengan berbagai pertimbangan dan Wakatobi juga adalah daerah kepulauan sehingga diberikan secara tunai.

“Ini juga adalah bagian dari kerja-kerja Bupati, Pemerintah daerah (Pemda) sharing dengan TNI sehingga terciptalah kegiatan ini. Karena kami kalau melaksanakan pendataan pasti kami minta bantuan kepada Pak Bupati. Jadi sebenarnya pak Bupati lah yang mendatangkan ke Binongko ini,” ungkapnya.

Dalam kunjungan perdananya pasca lebaran Idul Fitri tahun 2022 ke Pulau Binongko, Bupati Wakatobi menyebutkan di Sultra hanya tiga Kabupaten yang kebagian bantuan tersebut yakni Wakatobi, Buton Selatan (Busel) dan Buton Tengah (Buteng).

Dari sejumlah daerah, porsi Wakatobi yang terbesar karena mendapat kuota sebanyak 7.000 KK sedangkan Busel dan Buteng masing-masing sekitar 3.000 lebih.

“Ini adalah bentuk perhatian negara, TNI khususnya Pak Dandim, pak Pabung sampai para Babinsa. Sehingga mendapat porsi yang besar, tentu itu berkat doa-doa masyarakat kita,” ucap H Haliana.

Bupati Wakatobi menjelaskan ada beberapa wilayah seperti Popalia dan Waloindi yang kemungkinan tidak terakomodir bantuan itu. Katena ada yang tidak dapat diakses datanya secara elektronik. Sehingga Camat, Lurah dan para kepala desa agar dapat mengkoordinir masyarakat untuk melakukan perbaikan dan melengkapi data.

“Tolong diperhatikan data-datanya supaya masyarakat kita tidak kehilangan kesempatan. Karena ini benar-benar kita tujukan untuk memberi solusi kepada seluruh masyarakat. Kesempatan besar dan kesempatan baik untuk kita semua yang pada akhirnya betul-betul memudahkan. Dengan harapan saya sendiri bisa bermanfaat untuk kita semua, begitupula harapan negara, Dandim dan seluruh jajaran TNI yang hadir,” tutupnya. (Tribunbuton.com/Duriani)