TIM OPSNAL POLRES BAUBAU RINGKUS TERSANGKA PELAKU CURAS

399
Pelaku DWR (20) yang diketahui warga Kelurahan Wameo

 

BAUBAU,TRIBUNBUTON.COM – Tim gabungan Opsnal Polres Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus seorang pemuda yang diduga telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) 27 April 2022.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Abdul Rahmad, mengatakan kejadian yang menimpa korban RF (12) warga Kelurahan Wangkanapi Kecamatan Wolio itu berawal saat korban bersama teman-temannya sedang duduk nongkrong di depan Kantor Camat Wolio 20 April 2022 lalu.

“Saat sedang duduk nongkrong bersama teman-temannya, munculah pelaku DWR (20) yang diketahui warga Kelurahan Wameo menghampiri korban dengan menggunakan sepeda motor dengan membawa senjata tajam (Sajam) berjenis parang. Seketika teman-teman korban yang melihat parang langsung kabur meninggalkan tempat,” ungkap Iptu Abdul Rahmat.

Korban RF lanjut Kasi Humas Polres Baubau, saat itu sangat ketakutan dan tidak sempat lari bersama temannya. Korban langsung menyerahkan barang berharga miliknya berupa Handphone merek Vivo. “Korban mengalami kerugian sekitar Rp 4,5 juta,” ujarnya.

Menurut Iptu Abdul Rahmat, saat polisi mendapat laporan terkait kejadian itu, langsung memburu pelaku. Berkas kesigapan tim gabungan opsnal Polres Baubau berhasil meringkus pelaku yang saat itu sedang berada di jalan poros Betoambari 27 April 2022 lalu.

Kata Kasi Humas Polres Baubau, saat ditanyai petugas tentang persoalan ini. Pelaku mengakui jika saat menjalankan aksinya telah ditemani rekannya inisial SY (17), warga lingkungan Kanakea. Polisi meringkus kedua tersangka dugaan curas itu, dan saat ini telah menghuni hotel prodeo polres Baubau.

“Saat ini pelaku diamankan bersama barang bukti (BB) berupa satu unit Hp merek vivo Y20S warna biru dengan Imei : 869745057639635 dan sebilah parang di Polres Baubau,” ucap Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Abdul Rahmad.

Ditambahkannya akibat kejadian tersebut, pelaku dijerat pasal 365 KUH pidana tentang pencurian dan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun Penjara.

Untuk diketahui, tim opsnal Polres Baubau terdiri dari Buser 78, Satuan Reserse (Satres) Reskrim bersama Opsnal Polsek Murhum dan Tim Panther.
(Tribunbuton.com/Flash)