PEMILU 2024, BAWASLU DAN INSAN PERS KONSOLIDASI

445
Dari Kiri: Sarmin SH, M Yusran Elfargani SE, La Ode Aswarlin SH, dan Azan SPd MPd. FOTO:YUHANDRI H/TRIBUNBUTON.COM
BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemilu serentak akan berlangsung pada tahun 2024. Untuk itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Baubau bersama para insan pers, menggelar konsolidasi di salah satu RM di Kota Baubau, Kamis 14 April 2022 dengan tajuk “Konsolidasi Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang Demokratis dan Berkualitas”.

Ketua Bawaslu Baubau, Azan SPd MPd, saat membuka kegiatan, mengatakan peran media sangat penting dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu. Misalnya dalam mengedukasi publik dalam menyuguhkan berita yang benar termasuk aspek pengawasan.

“Media bisa mencounter kampanye hitam/kampanye negatif ataupun informai hoax,” katanya di hadapan para insan pers yang terdiri dari AJI, PWI, Pemimpin Media, dan para jurnalis,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Koord Divisi Hukum Bawaslu Baubau, Sarmin SH. Menurut dia, prinsip pengawasan yang dilakukan Bawaslu, mengadopsi model pengawasan pers. Bedanya, Bawaslu lebih kepada tindakan. Untuk itu kata dia, Bawaslu harus melekatkan diri ke Pers.

Kegiatan ini diisi dengan sesi diskusi, penandatanganan MoU antara Bawaslu dan PWI mewakili insan pers dan ditutup dengan buka puasa bersama. Pemateri I Koord Divisi Pengawasan Humas dan Hubla, Yusran Elfargani SE, menjelaskan wartawan memiliki kepedulian dan tujuan yang sama dengan Bawaslu sebagai agen kontrol dalam mengawal demokrasi.

Sejumlah insan pers saat mengikuti konsolidasi bersama Bawaslu Baubau. FOTO:YUHANDRI H/TRIBUNBUTON.COM

“Tahapan awal pemilu dimulai pada bulan Juni, tahapan awal ini dimulai sejak dua puluh bulan paling lambat sebelum pemilu serentak seluruh Indonesia pada 15 Februari 2024, sehingga pada masa ini menjadi kesempatan Bawaslu dalam menggandeng banyak pihak untuk bersama-sama mengawal dan mewujudkan pemilu yang jujur dan adil,” ungkap Yusran.

Sementara itu, pemateri kedua, Ketua PWI Baubau La Ode Aswarlin SH, mengingatkan agar insan pers selalu profesional dan independen di dalam menjalankan tugas jurnalistik. Landasan pers yang profesional akan selalu mengacu pada UU Pers No.40/99 dan Kode Etik Jurnalistik dalam melahirkan produk jurnalistik. (RHR)