
WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Salah satu program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi adalah merdeka belajar. Bupati Wakatobi H Haliana Melaunching Pojok Baca, di Kelurahan Mandati 2 , Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, pada Kamis 30 Desember 2021.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wakatobi, Muhlida, mengatakan selain merupakan amanat UUD 1945 pasal 31 dan amanat UUD ayat 43 tahun 2007 pasal 8 tentang perpustakaan. Pembangunan Pojok Baca merupakan janji Politik Bupati Wakatobi H Haliana bersama Ilmiati Daud terkait merdeka Belajar,yang akan dipergunakan oleh seluruh Masyarakat Wakatobi khususnya masyarakat Wangi-wangi Selatan.

”Pojok baca ini nantinya akan dipergunakan oleh pelajar, baik itu para siswa , mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Wakatobi secara keseluruhan khususnya yang ada di Kecamatan Wangi-wangi Selatan,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan jika pada tahun 2022 , bakal diupayakan pengembangan pembangunan Pojok baca yang saat ini diresmikan dan akan beranjak diseluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Wakatobi.

” Mudah-mudahan dengan pojok baca ini, teman-teman pemuda khususnya yang ada di lingkungan Oinantooge untuk membina dan mendidik Adik-adik yang ada di kelurahan,” jelas Muhlida.
Muhlida juga berpesan, bahwa dalam mengsukseskan program prioritas Merdeka Belajar, Dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten Wakatobi adalah salah satu penunjang keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Bupati Wakatobi H Haliana dalam sambutannya, mengatakan, jika pojok baca tersebut selain menjadi tempat membaca, juga diharapkan mampu memberikan upaya kepada anak-anak untuk sedini diperkenalkan dengan bahasa Inggris.
” Dimana disini bukan hanya minat baca yang ingin ditumbuhkan atau yang ingin dikembangkan, yang kita sadari taman baca ini juga untuk mencerdaskan masyarakat kita khususnya pengetahuan berbahasa asing,” Ungkapnya.
Dia juga menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi, pihaknya menemukan sekitar 10 orang masyarakat setempat merupakan tamatan bahasa Inggris yang berperan penting dalam pendampingan sejak dulu dan rata-rata menjadi gaet tour wisata.
” Disini juga merupakan lokasi dimana saya dilahirkan, lokasi rumah saya dibesarkan dan saya menjadi manusia, saya hibahkan kepada kelompok-kelompok yang juga ingin berbuat baik kepada generasi,” katanya.
Selain itu, sesuai dengan visi misi daerah yakni merdeka belajar yang bukan hanya memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya dengan memberikan beasiswa, akan tetapi melalui Pojok Baca ini, pendidikan Formal dan informal dapat dikembangkan.
” Bukan hanya sampai disitu, tapi juga harus kita kembangkan secara baik dan menyeluruh terutama tentang akhlak dan nuraninya,” tutup Haliana.
Haliana berharap Kepada Seluruh OPD lingkup pemerintah Kabupaten Wakatobi yang berkaitan dengan Pojok Baca tersebut ,bisa saling berintegrasi serta saling mensupport, sehingga Kabupaten Wakatobi bebas dari yang namanya Buta Pendidikan.
” Saya Harap kepada Para OPD, seperti Dinas UMKM,Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi agar selalu bekerjasama dalam membentuk Masyarakat yang berjiwa Pendidikan, sehingga Wakatobi kedepannya bebas dari Buta pendidikan,” Harap Haliana.
Amatan Media TribunButon.com, lokasi persemian Pojok baca tersebut, merupakan tanah Hibah dari Bupati Wakatobi ( bekas Rumah Bupati Haliana-red). Juga di Awali Dengan pemukulan Gong, penggutingan Pita, Serta Doa Bersama dengan Para tokoh Adat, Meantuu Liya dan Kapota, Sarah Mesjid,Kepala OPD, Camat Wangi- Wangi,dan Wangi wangi selatan Lurah Mandati 1,2,3, Forkopimda serta Masyarakat Wilayah setempat. (udn)