FEKON PRODI MANAJEMEN UM-BUTON ADAKAN TUGAS KULIAH TAK BIASA

619
Pekan Kewirausahaan, Fekon Prodi Manajemen, UM-Buton. FOTO:ISHAR/TRIBUNBUTON.COM

 

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Buton menggelar Pekan Kewirausahaan di Aula Kampus UM-Buton Gedung B lantai 1, 20-23 Desember 2021. Kegiatan ini merupakan tugas dari matakuliah Kewirausahaan dari Prodi Ilmu Manajemen semester V. Dari 4 kelas dibagi jadi 15 kelompok. Dalam 1 kelompok rata-rata terdapat 10 mahasiswa.

Kaprodi Ilmu Manajemen, Dwi Agustina Wati, SE, M.Si, menjelaskan kegiatan ini bertujuan sesuai visi dan misi program studi manajemen.
“Dan tidak hanya untuk ilmu manajemen, tetapi entrepreneur ini untuk Universitas. Dan dimana kami dari ilmu manajemen mencoba mengeksplor bakat mahasiswa. Dengan kegiatan ini, kami membangun kepercayaan diri untuk berwirausaha”. Lanjut Dwi Agustina.

Berbagai kuliner para mahasiswa menyajikan usaha meraka. Terdapat juga non-kuliner. Semua sesuai pashion dari masing-masing mahasiswa. Semua modal dari usaha yang disajikan murni dari mahasiswa.

Dosen Mata Kuliah Kewirausahaan, Dr. Tri Astuti, SE., M.Si., mengatakan usaha yang ditampilkan dari perkelompok rata-rata kuliner.
“Saya tidak mempatokan anak-anak untuk usaha apa, tidak menekankan besar usahanya apa, tapi kegiatan usaha apa yang akan mereka lakukan. Dan juga mereka mendiskusikan sendiri bersama kelompok mereka untuk usaha apa yang mereka implementasikan.” Ungkap Tri Astuti.

Awalnya mahasiswa menganggap ini tugas berat. Namun dengan semangat dan kerja keras serta doa. Mereka mampu melaksanakan tugas ini.
“Dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi awal dari kegiatan wirusaha yang ada di kampus ini untuk dikembangkan kedepannya dan menjadikan mahasiswa mempunyai minat dan bakat dibidang wirausaha bisa teraktualisakan”. Tambah Iyan salah satu mahasiswa ilmu manajemen.

“Harapan saya kegiatan ini bukan hanya untuk mata kuliah saja, tetapi setelas UAS atau setelah sarjana, bahwa dari sini kader-kader entrepreneur muda lahir,” tutup Dwi Agustina. (p2)