
WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI daerah pemilihan (dapil) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir Hugua, melakukan serangkaian kunjungan kerja (Kunker) di Sultra.

Di Kabupaten Wakatobi, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyambangi posko pelaksanaan vaksinasi di Kompleks Marina Wangi-Wangi, Jumat (3/12/2021).
Pelaksanaan kegiatan vaksinasi di beberapa titik di wilayah Sultra termasuk di Wakatobi, Hugua, ikut berperan. Karena melalui lembaga yang menaunginya (DPR, red) berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendistribusi vaksin.
“Saya menyurat ke Menkes atas nama Anggota DPR RI dapil Sultra untuk percepatan Vaksinasi di Sultra. Lalu Menkes merespon dengan memberikan vaksin sebanyak 35 ribu. Yang terdiri dari Sinovac 18 ribu dan astrazeneka 17 ribu. Guna dibagikan ke17 kabupaten dan kota di Sultra. Masing-masing kabupaten mendapat dua ribu,” ungkap Hugua.
Selain menyambangi posko vaksinasi, mantan Bupati Wakatobi dua periode itu juga mengatakan dalam kunkernya di Sultra melakukan kegiatan sosialisasi dan menghadiri undangan Pemkab Wakatobi.
“Saya ke Sultra, khususnya di Wakatobi intinya kunjungan kerja. Diantaranya melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Memantau jalannya kegiatan vaksinasi dan Alhamdulillah berjalan lancar. Serta menghadiri undangan Pemkab Wakatobi pada event Wakatobi Wave 2021,” katanya.
Menurut Hugua, jika vaksinasi sangat penting dalam kondisi pandemi yang sedang melanda dunia saat ini. Terlebih lagi dengan munculnya informasi baru terkait varian baru yang bisa mengancam keselamatan jiwa.
Ditambahkannya, Vaksinasi sangat penting untuk masyarakat khususnya di Wakatobi. Karena vaksin akan meningkatkan imunitas badan sehingga jika tertular virus tidak masuk pada level bahaya.
“Bagi saya, masyarakat yang merasa takut untuk divaksin itu tidak beralasan. Kalau tidak vaksin maka kekebalan tubuh lemah. Dan terbukti bahwa yang ikut vaksin jika tertular maka peluang selamat sampai 97 persen. Dan bagi yang tidak vaksin peluang untuk terjangkiti bisa mencapai 97 persen. Jadi saya berharap agar warga Wakatobi untuk cepat ikut program pemerintah melakukan suntik vaksin,” tutupnya. (Duriani)