
WAKATOBI, TRIBUNBUTON.COM – Bupati Kabupaten Wakatobi, H Haliana, meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Wakatobi, di salah satu villa di Kecamatan Wangiwangi, Minggu 21 November 2021.

Haliana mengatakan, bantuan tersebut, sebagai bentuk pertanggung jawaban pemerintah dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 2011, tentang perumahan dan pemukiman yang mengamanatkan penyelenggaraan perumahan swadaya oleh pemerintah.
“Ini dalam rangka mengatasi masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terutama bagi MBR. Oleh karena itu, pembangunan perumahan harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu. Sehingga selain mampu memenuhi hak dasar masyarakat, juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan yang sehat, harmonis, aman dan nyaman,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya Senin 22 November 2021.
Dia juga menjelaskan , Berdasarkan database RTLH tahun 2021, saat ini masih terdapat 4.933 unit RTLH yang tersebar pada 8 Kecamatan di Kabupaten Wakatobi. Dari jumlah RTLH sebanyak 4.933 itu menurutnya wajib untuk bantu.
“Tujuan kita agar tidak ada lagi RTLH, bisa terwujud,kejadian yang ditemukan selama perjalanan si beberapa tempat, bahwa setiap pengusulan bedah rumah, ada juga yang tidak pernah di data karena pendukung salah satu warna. Sehingga tujuan kita tidak boleh ada lagi RTLH di Kabupaten Wakatobi, dan paling penting tanpa memandang warna. Jangan lagi ada trauma dan ketakutan tempo dulu, karena saya rasakan sendiri, apalagi dalam perjalanan saya selama 5 tahun menyerap aspirasi,”jelas Haliana.
Lanjut Haliana, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi sangatlah serius dan memberikan prioritas yang tinggi untuk membangun rumah-rumah masyarakat, dengan berbagai konsep dan model.
“Dengan kemampuan yang ada, kita akan terus menerus membangun perumahan-perumahan rakyat. Dengan harapan, makin banyak masyarakat kita yang akan memiliki tempat tinggal yang layak. Dan tentunya akan membuat kehidupan sehari-harinya nyaman dan baik,” tuturnya.
sambungnya, Program itu akan terus dilakukan di tahun-tahun selanjutnya, agar seluruh masyarakat khususnya MBR bisa memiliki rumah yang layak.
“Alhamdulilah berkat doa dan dukungan kita semua, mulai tahun anggaran 2021 ini, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan kita telah menganggarkan sebesar Rp1,8 miliar untuk perbaikan RTLH, bagi masyarakat di Kabupaten Wakatobi.
Perlu diketahui selain kegiatan penyerahan 180 Unit bantuan bedah rumah yang diserahkan ke Delapan Kecamatan yang ada di Kabupaten Wakatobi, Haliana juga merangkaikan dengan sosialisasi program BSPS kepada masyarakat. (m2)