AKBID BUTON RAYA BERUBAH MENJADI INSTITUT KESEHATAN DAN TEKNOLOGI BUTON RAYA

1352
kegiatan, Penyerahan SK Kemendikbudristek RI dan Launching serta Perubahan Bentuk Akademi Kebidanan Buton Raya, menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya. FOTO:RIFAN MAWANDILI/TRIBUNBUTON.COM

 

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Pemerintah Kota Baubau akan mendukung penuh pengembangan kampus Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya. Namun sebelumnya kampus itu ialah Akademi Kebidanan Buton Raya, tapi dengan proses yang cukup panjang melakukan perubahan sekira 1 tahun lamanya akhir terlaksana Jumat 29 Oktober 2021.

Sekertaris Daerah Kota Baubau, Roni Muhktar, mengatakan Pemerintah Daerah akan sepenuhnya mendukung pengembangan kampus Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya. Ini disampaikan melalui sambutan Sekertaris Daerah pada kegiatan, Penyerahan SK Kemendikbudristek RI dan Launching serta Perubahan Bentuk Akademi Kebidanan Buton Raya, menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya.

“Pemerintah Kota Baubau mendukung penuh pengembangan dan perubahan kampus Institut Kesehatan dan Tegnologi Buton Raya,” ucap Roni Muhktar.

Ia menambahkan, bahwa sebagai seorang mahasiswa harus tahu posisi diri bahwa Akademik sebagai yang bergerak di bidang kesehatan, harus lebih giat belajar mengikuti perubahan yang ada untuk melebihi mahasiswa dari kampus lain supaya bisa terpakai pada dunia pekerjan.

Abdul malik darmin ,S.KM.,MPH, Wakil rektor 1, mejelaskan, dengan hadirnya SK Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya ini yang tadinya hanya akademik Kebidanan Buton Raya, ia berharap bisa terus eksis dan menjadi role model kampus teknologi di Kota Baubau khususnya Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap bisa terus eksis dan menjadi role model kampus teknologi di Kota Baubau khususnya Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Sementara itu, dalam melakukan perubahan bentuk ini sudah sekitar hampir 1 tahun lebih lamanya, proses yang cukup panjang dalam proses perubahan banyak persyratan yang harus di penuhi tetapi pihak kampus menyanggupi dan akhirnya terkabul. Prodi yang di siapkan ada S1 administrasi kesehatan, S1 gizi dan S1 teknologi informasi dan sudah semua terakreditas.

“Hapan kami kedepannya menjadi bagian dari perguruan tinggi lain yang kemudian bisa berkompetisi dan bisa bersaing tentunya dan yang paling penting, adalah Kami ingin menjadi perguruan tinggi teknologi yang bisa menjadi contoh untuk perguruan tinggi lain karena kita ketahui bersama bahwa perguruan tinggi yang ada di Kota Baubau ini belum satu ada satupun yang berbasis kesehatan dan teknologi,”

“sehingga kami dengan hadirnya isu kesehatan dan teknologi ini untuk bisa menggerakkan pengetahuan masyarakat ataupun menggerakkan generasi muda kedepan yang menjadi tongkat estafet ini bisa melek atau bisa paham terkait teknologi,” imbuhnya. (p1)