WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021. Sejumlah pihak baik jajaran pemerintahan maupun pihak swasta menggelar berbagai kegiatan. Seperti upacara bendera, pawai serta kegiatan lainnya berkaitan dengan hari berikrarnya pemuda-pemudi Indonesia.

Seperti halnya Badan Intelijen Daerah (Binda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Lembaga negara yang berada di setiap daerah itu, memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 menggelar suntik vaksinasi Civid-19 secara serentak di 17 kabupaten/kota di Sultra.

Di Kabupaten Wakatobi, Binda Sultra menggelar suntik vaksinasi hari pertama Kamis 28 Oktober 2021. Dan dipusatkan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Wangi-Wangi.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sultra, Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana S.Sos, dalam press releasenya mengatakan vaksinasi di hari Sumpah Pemuda itu sebagai bentuk penghargaan untuk tenaga medis.
“Kami mengambil waktu Peringatan Sumpah Pemuda, sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus berjuang ditengah Pandemi Covid-19 tanpa henti dan tidak mengenal lelah,” ungkap Kabinda Sultra, dalam releasenya, Kamis (28/10/2021).
Kabinda Sultra berharap vaksinasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu menjadi momen pengingat dan pembangkit semangat kepada pemuda dan masyarakat. Untuk mengikuti vaksin demi mewujudkan Herd Immunity serta tercapainya Indonesia Sehat Indonesia Hebat.
Dalam penyelenggaraan vaksin tersebut, pria dengan satu bintang di pundaknya itu menargetkan 5.500 orang ikut vaksinasi. Yang terdiri dari 3.500 pelajar dan 2000 masyarakat umum.
Dalam pelaksanaan vaksinasi itu, Kabinda Sultra menjelaskan jika terdapat 34 titik pelaksanaan vaksinasi. Dari 34 titik itu, 17 titik diantaranya berada di lingkungan sekolah. Dan 17 titik lagi terpencar diberbagai desa di Sultra dengan sasaran masyarakat umum secara door to door atau jemput bola terkhusus lansia.
Untuk diketahui, data BIN Sultra bahwa pelaksanaan vaksinasi di Sultra baru mencapai sekitar 33 persen. Sedangkan amanat Presiden RI, Joko Widodo, bahwa akhir tahun 2021 harus mencapai 70 persen.
“Pekerjaan yang tidak mudah, seluruh stakeholder perlu mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sehingga target 70 persen diakhir tahun 2021 bisa tercapai. Mari datang ke gerai vaksinasi yang tersedia di wilayah. Vaksin aman dan halal,” tutup Kabinda Sultra setengah mengajak.
Anggota BIN Daerah (Binda) Wakatobi, Jimmy, menambahkan keterlibatan BIN dalam program percepatan vaksinasi nasional. Baik itu secara door to door maupun terhadap pelajar yang dilakukan serentak hari ini di seluruh kabupaten yang ada di provinsi sultra adalah sesuai arahan dan komitmen Presiden Joko Widodo.
Dengan tujuan agar secepatnya mencapai kekebalan kelompok/bersama (herd immunity). Apalagi Wakatobi sebagai tujuan destinasi pariwisata baik lokal maupun internasional. Serta peran Wakatobi sebagai 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Yang hendaknya sesegera mungkin mencapai herd imunity tersebut guna menunjang pariwisata nasional. Kata Jimmy, Herd immunity diperlukan untuk menambah kepercayaan kepada para turis untuk datang ke Wakatobi.
“Bahwa kemudian para turis merasa aman berkunjung ke wakatobi karena masyarakat wakatobi telah melaksanalkan vaksinasi. Sehingga wakatobi pantas dan layak untuk di kunjungi baik oleh turis lokal maupun mancanegara untuk Menikmati keindahan alam Wakatobi tanpa harus khawatir atau takut terpapar virus Covid-19,” Jimmy, menambahkan.
Sementara itu guru BK SMAN 4 Wangi-Wangi, Muhammad Anrawan Habib, mengatakan sebelumnya telah dilakukan vaksinasi di lingkungan sekolahnya.
“Vaksinasi hari ini merupakan tahap kedua. Sebagai salah satu syarat untuk bisa melakukan belajar tatap muka secara penuh,” katanya.
(Duriani)
