MGMP SMAN 2 WANGI-WANGI, PERTAMA DI WAKATOBI

559
Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) saat memberikan Sambutanya sekaligus membuka kegiatan MGMP ,di Aula SMAN 2 Wangi-wangi. FOTO::LD SYAMSUDIN/TRIBUNBUTON.COM

 

WAKATOBI TRIBUNBUTON.COM – Untuk membentuk guru yang profesional dan tenaga pendidik serta mutu sekolah, SMAN 2 Wangi-wangi menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kegiatan diikuti oleh seluruh Dewan Guru SMAN 2 Wangi-wangi, Sabtu 16 Oktober 2021,di Aula Sekolah.

Ketua panitia kegiatan, Mahdia, mengatakan peserta kegiatan dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga pendidik SMAN 2 Wangi-wangi sebanyak 46 orang. Terdiri dari 28 Aparatur Sipil Negara (ASN), 15 GTT, dan tiga GTT Tata usaha yang berlangsung selama tiga hari yakni 16 – 18 Oktober 2021.

“Kami sangat mengapresiasi pimpinan kami atas proaktifnya dalam melihat kebutuhan serta kekurangan dari teman-teman guru lainya,” ungkap Mahadia.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Wangi-wangi Hasanuddin mengatakan, Kegiatan ini merupakan langkah kecil dalam memajukan SMAN 2 Wangi-wangi,juga untuk menyamakan frekuensi serta software otak semua,bahwa SMAN 2 Wangi-wangi siap memasuki Era Edukasi Four poin Zero ( 4.0).

“Inilah satu langkah kecil dari SMAN 2 Wangi-wangi menuju lompatan besar dimasa mendatang,” ungkap Hasanuddin.

Dia juga menegaskan, SMAN 2 Wangi-wangi,siap menjadi sekolah pembelajar disemua civitas akademik SMA, Serta menjadi sekolah pembelajar pertama di kabupaten Wakatobi.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Wakatobi, Masidiy, mengatakan Kegiatan MGMP yang dilakukan SMAN 2 Wangi-wangi merupakan yang pertama kalinya di tingkat SMA/SMK dan SLB, se-Kabupaten Wakatobi sejak ditetapkan dirinya sebagai kepala KCD Kabupaten Wakatobi.

“Ini yang pertama kalinya di kabupaten Wakatobi tingkat SMAN,SMK ,SLB, yang melakukan MGMP,” ungkapnya.

Jelas, Masidiy, yang dilakukan pimpinan Kepala SMAN 2 Wangi-wangi harus diajungi jempol pasalnya, selama ber KCD hal seperti ini yang selalu terbenang , bahwasanya kapan ada sekolah yang akan melakukan kegiatan MGMP.

“Saya selalu kepikiran bahwa kapan ada sekolah di bawah naungan KCD yang melakukan kegiatan ini, seperti halnya Daerah-daerah lainnya yang ada di provinsi Sulawesi Tenggara,”lanjutnya.

Langkah SMAN 2 Wangi-wangi, merupakan salah satu untuk menuju sekolah berkarakter, jadi Dia berharap, Kegiatan seperti in dapat di contohi oleh sekolah-sekolah lainya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dicontohi oleh sekolah-sekolah lainya yang ada di Kabupaten Wakatobi,” tutup Masidiy.