
WAKATOBI, TRIBUN BUTON – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Wakatobi. Antara lain sebagai ajang evaluasi kinerja sebelumnya menuju pesta demokrasi kedepan khususnya 2024.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Wakatobi, H Arhawi, saat membawakan sambutan pada pembukaan Rakerda dan Rapimda Golkar Wakatobi 2021. Bertempat di Dasita Beach Resort Wakatobi, Minggu (17/10/20021).
Mantan Bupati Wakatobi itu mengatakan Rakerda dan Rapimda Golkar Wakatobi 2021 sudah sejak lama dinantikan seluruh kader dan pengurus. Karena dalam moment itu akan tersaji evaluasi dan program kerja kedepan.
“Giat hari ini telah dinantikan seluruh kader partai. Karena Golkar Wakatobi sangat merindukan kegiatan yang diharapkan bisa dihadiri pengurus provinsi. Meskipun Wakatobi jauh dari pusat pemerintahan di Sultra namun sudah banyak giat yang dilaksanakan untuk ajang pemilu kedepan. Selain itu juga sebagai ajang informasi untuk mengetahui kader partai potensial yang akan ikut pada pemilu kedepan,” kata H Arhawi.
Menurut Ketua DPD II Golkar Wakatobi, kader partai telah kerja keras untuk menangkan Pilbup Wakatobi 2020. Meski belum berhasil, namun tidak menyurutkan niat dan tekad yang kuat untuk maju kembali. Kekalahan kemarin mengajarkan kita untuk mempersiapkan Pilkada kedepan,” tegas H Arhawi, sontak mendapat aplaus peserta Rakerda dan Rapimda.
Tahun 2024 lanjut H Arhawi, adalah tahun yang berbeda dengan tahun sebelumnya terkhusus dalam kegiatan politik. Karena 2024 sepanjang tahun akan dilakukan pemilihan. Seperti Pileg, Pilpres dan Pilkada. Partai Golkar harus memiliki calon, bukan hanya sekedar penggembira atau koalisi.
“Pileg, pilpres dan Pilkada kedepan harus kita raih. Mudah-mudahan rakerda hari ini bisa melahirkan rekomendasi untuk ditindak lanjuti. Dan memenangkan pileg, pilpres dan Pilkada,” H Arhawi dengan optimisnya.
Meski kalah pada pilkada 2020, H Arhawi, menyatakan Partai Golkar Wakatobi akan terus bekerja memenuhi target. “Meskipun kita kalah Pilkada 2020, namun Golkar tidak akan habis. Akan terus bertarung dan mengevaluasi kinerja menuju pilkada 2024,” tutupnya. (Duriani)