BUPATI WAKATOBI LAUNCHING MERDEKA PANGAN, KADIS PERTANIAN BERHARAP PETANI KEMBANGKAN KOMODITAS

653
H Haliana saat launching Merdeka Pangan di Desa Komala Wangi-Wangi Selatan. FOTO istimewah

 

WAKATOBI, TRIBUN BUTON
Pemerintah Kabupaten Wakatobi melalui Dinas Pertanian launching pengembangan bawang merah dan beberapa komoditas lainnya. Bertempat di Desa Komala, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Jum’at (15/10/2021).

Launching sejumlah komoditas itu bertujuan untuk meninngkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi berkualitas dalam mendukung program merdeka pangan di kawasan strategis pariwisata nasional Kabupaten Wakatobi.

Kepala Dinas pertanian Kabupaten Wakatobi, Ir Tamrin, usai launching itu mengatakan ada beberapa komoditas pertanian yang ada di kabupaten Wakatobi. Yang diharapkan bisa menunjang program merdeka pangan.

“Selain bawang merah, kami juga akan mengembangkan komuditas porang, ubi kayu yang akan di tingkatkan produksinya. Kemudian umbi-umbian lainnya seperti kamo, opa itu akan menjadi komuditas kedepan. Dan yang akan menjadi program unggulan kita adalah pengembangan sorgum,” kata Kadis Pertanian Wakatobi.

Menurut Tamrin, lahan pertanian masyarakat akan diidentifikasi sesuai teksturnya. Sehingga, petani atau masyarakat dalam melaksanakan aktivitas menanam tidak menjadi sia-sia.

“Jadi dilahan-lahan yang mungkin tidak bisa ditanami bawang merah, akan tanam dengan sorgum,” ucapnya.

Dengan begitu lanjut Tamrin, petani dan semua pemangku kepentingan pertanian dalam negeri menjadi tumpuan hidup untuk mempertahankan ketahanan pangan.

Langkah strategis lainnya yang menjadi modal Dinas Pertanian Wakatobi dalam menjabarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, H Haliana – Ilmiati Daud, yang dikenal secara berjenjang yakni percepatan produksi pada masa tanam. Serta pengembangan tanah kritis sehingga bisa ditanami dengan jenis tanaman lokal lainnya.

Kata Tamrin, Intensitas pangan berbasis realitas lokal melalui pemanfaatan masif pangan lokal seperti ubi kayu, jangung, pisang, kelengkeng dan lainnya bisa dikembangkan di Wakatobi. Tentunya bisa juga memanfaatkan lahan pekarangan.

Kadis Pertanian Wakatobi menjelaskan jika di Kabupaten Wakatobi juga terdapat Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 1004,60 hektar.

“Jadi kami sudah mempunyai lahan LP2B dan ini adalah lahan utuh yang bisa kita kembangkan untuk berbagai komuditas,” jelasnya.

Ditambahkannya, Merdeka Pangan tidak lepas dari kedaulatan pangan. Kata merdeka pangan dimaksudkan petani yang tadinya hanya menanam satu kali setahun. Kedepan, petani bisa menanam tiga kali dalam setahun.

“Saya harapkan selepas launching pengembangan bawang merah hari ini. Kedepan para petani bisa menjadikan ajang belajar untuk mengembangkan sejumlah komoditas,” harapnya.

Untuk diketahui, kegiatan itu dihadiri Bupati Wakatobi H Haliana, Sekda Wakatobi dan perwakilan Forkopimda. Serta Deputi Kemenko Maritim RI (Duriani)