PENANGANAN SAMPAH DI BAUBAU MASIH KURANG MAKSIMAL

642
Kepala UPTD Persampahan Kota Baubau, Anisa. FOTO:RIFAN MAWANDILI/TRIBUNBUTON.COM

 

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Penanganan persampahan di Kota Baubau masih kurang maksimal. Hal ini dikarenakan ada beberapa armada mulai rusak dan kurangnya pemahaman masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah persampahan Kota Baubau, Anisa, menjelaskan untuk saaat ini penanganan sampah masih memiliki kendala. Volume sampah berlebihan karna kurangnya pemahaman masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga serta ada beberapa unit armada yang sering rusak sehingga mengganggu pengangkutan.

“Kurangnya pemahaman masyarakat terkait limbah rumah tangga dan ada beberapa unit yang sudah tua usianya jadi itu yang selalu ada kendala rusak,” ucap Anisa.

Selanjutnya, waktu penanganan sampah masih seperti biasa. Armada bergerak mulai pukul 06.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita. Pengangkutan sampah dilakukan di 42 kelurahan dan delapan kecamatan dengan melibatkan 19 unit armada pada pagi hari ditambah sembilan gerobak untuk siang dan tiga untuk malam.

“Sampah yang masuk di Tempat Pembuangan a (TPA), sesuai hitungan mesin timbang itu sekitar 60 ribu ton per hari,” tambahnya.

Progaram kedepannya agar mencapai target pengurangan sampah sesuai dengan jakstrada. Pihaknya akan mengusahakan pelayanan sampah di semua kelurahan dengan peningkatan distribusi. (p1)