PRODUK OLAHAN RUMPUT LAUT WAKATOBI DIUJI

737
Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud didampingi ibu PKK Hj Eliati saat memberikan arahan. FOTO:LD SYAMDUDIN/TRIBUNBUTON.COM

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – National Support for Local Investment Climates (NSLIC) National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) melakukan penilaian uji organoleptik (uji kesukaan) produk olahan sirup rumput laut di kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah (Bappeda) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), kompleks perkantoran Motika, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Rabu 15 September 2021 kemarin.

Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, mengatakan Pemerintah Kabupaten Wakatobi akan terus menerus berupaya meningkatkan produksi pangan, dengan penyediaan pangan yang beraneka ragam. Khususnya pangan olahan yang berbahan baku rumput laut. hal ini juga dapat mewujudkan

Tingkat kecukupan pangan masyarakat serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas pangan lokal, yang diharapkan dapat menembus pasar lokal maupun nasional.

Dia juga menjelaskan, Kabupaten Wakatobi memiliki potensi pangan lokal, yang berbahan baku rumput laut dan bahan dari hasil perikanan lainnya, sebagai pangan non beras yang cukup besar yang tersedia di seluruh wilayah Kabupaten Wakatobi. Namun pemanfaatannya sampai saat ini masih belum optimal dan kurang terberdayakan. Disamping itu mutu produk yang akan di pasarkan pengolahannya masih sangat sederhana.

“Yang menjadi tantangan kita saat ini adalah, bagaimana kita melakukan diversifikasi makanan olahan, yang berasal dari bahan pangan non beras. Tetapi tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang. Karena untuk menuju hidup sehat, cerdas dan produktif, setiap individu haruslah terpenuhi asupan gizinya dengan mengonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang,” katanya.

Dia juga berharap kegiatan tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan jiwa kewirausahaan ibu-ibu UMKM dan koperasi, peningkatan kreativitas dan inovasi serta peningkatan nilai tambah produk pangan lokal Kabupaten Wakatobi. Dan akhirnya akan menciptakan lapangan kerja baru, bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Ditempat yang sama ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Wakatobi Eliati Haliana menyampaikan NSLIC NSELRED telah melakukan pendampingan pada pembudidaya rumput laut sampai memperoleh hasil budidaya rumput laut yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

NSLIC melakukan pendampingan di tahun 2021 ini yang diarahkan pada pengembangan UMKM, yang mengolah produk-produk turunan dari rumput laut itu sendiri diantaranya sirup rumput laut, stik rumput laut, dodol rumput laut, manisan rumput laut, mie rumput laut serta keripik rumput laut yang sementara dikembangkan di daerah.

Dijelaskan Eliati, bahwa uji organoleptik
atau uji sensorik atau uji indera adalah pengujian menggunakan indera manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya mutu produk karena berhubungan langsung dengan selera konsumen.

Sehingga diharapkan, setelah dilakukan uji tentunya masukan buat para pelaku UMKM nantinya akan melakukan perbaikan-perbaikan dari hasil produk yang sudah dikembangkan.

“Kita harapkan semua apa yang kita hasilkan apabila sudah melewati uji ini kemudian mendapatkan sertifikasi halal atau memenuhi standar. Tentunya itu akan menjadi sangat penting bagi pelaku UMKM sendiri, karena nantinya menjadi sebuah nilai lebih dalam hal jaminan kualitas produk yang di produksi. Sehingga memungkinkan bagi mereka menembus pasar secara luas,” terangnya. (m2)