
BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Polres Baubau bersama Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) mengadakan razia premanisme di sejumlah areal pelabuhan. Sasaran razia untuk mengantisipasi aksi premanisme dan pungli di kawasan pelabuhan.
Hal ini dilakukan atas perintah Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, 11 Juni 2021, menindaklanjuti perintah Kapolri tentang premanisme di kawasan pelabuhan. “Hari ini, Sabtu 12 Juni 2021 pukul 11.00 Wita bertempat di Pelabuhan Murhum telah berlangsung kegiatan razia premanisme,” jelas Seksi Humas Polres Baubau, via rilis.
Sebelum razia, personil Polres Baubau melaksanakan apel pengecekan dan Acara Arahan Pimpinan (AAP) yang disampaikan oleh Kabag Ops Polres Baubau AKP Bagio SH dan Kasat Reskrim IPTU Najamudin SH MH. Kegiatan terbagi dalam dalam dua kelompok untuk menjaga pintu keluar dan pintu masuk kontener serta kendaraan roda empat agar memastikan tidak adanya aksi premanisme.
“Diwaktu ini tidak ditemukan kegiatan premanisme dan pemalakan.”
Pada pukul 12.30 Wita, di tempat berbeda yaitu Pelabuhan Batu, personil gabungan Polres dan KP3 mengamankan tiga orang warga yang berperan sebagai parkir liar dan penerima jasa penitipan motor dan helm bagi masyarakat dan PNS yang akan menyebrang dari Pelabuhan Batu menuju Wamengkoli (BUTENG).
“Ketiga pelaku adalah SD Alias PC (36 tahun), MK Alias DW (38 tahun) dan SN Alias SD (52 tahun). Ketiga orang tersebut telah diamankan untuk dilakukan pembinaan. Razia berakhir pada pukul 13.00 Wita dalam keadaan kondusif. Dan kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan”. Lanjut Humas Polres Baubau.
Operator speed dan ABK kapal-kapal antar pulau diharap untuk melaporkan kepada petugas apabila ada aksi premanisme dan pungutan liar.(ishar)