DINAS PK LIBATKAN SELURUH KEPSEK DAN GURU GELAR SOSIALISASI PSP

552
Kegiatan sosialisasi Program Sekolah Penggerak (PSP) di Aula Sekolah SMPN 3 Lakudo, FOTO:ADI/ TRIBUNBUTON.COM

BUTENG,TRIBUNBUTON.COM

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas PK Buteng) menggelar kegiatan PSP (Program Sekolah Penggerak) kepada seluruh kepala sekolah dan guru se-kabupaten Buteng. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah di Aula SMPN 3 Buton Tengah.

Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abdullah mengatakan PSP merupakan program Pemerintah yang bertujuan untuk mendorong kualitas pendidikan di suatu daerah serta sekolah penggerak adalah katalis untuk mewujudkan visi pendidikan yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik untuk mewujudkan profil pelajar pancasila yang diawali dengan SDM yang unggul yakni Kepala Sekolah dan gurunya.

“Jadi ini sudah masuk PSP, dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, itu hanya dipilih 111 kabupaten/kota yang salah satunya Buteng, diantaranya untuk wilayah Sultra hanya tiga Kabupaten yakni Buteng, Kolaka Utara dan Kabupaten Buton,” ungkap Abdullah, Rabu 10 Februari 2021.

Kendati demikian, ia mendorong seluruh guru dan kepala sekolah yang ada di Buteng agar mengikuti program tersebut. Sementara terkait jumlah kuota yang tersedia di Buton Tengah belum bisa dipastikan.

“Jadi kalau kuota sekolah penggerak nanti tergantung kementerian berapa mau dikasih. Misal nanti Sultra di kasih 10 sekolah, maka kuota tadi akan dibagi 3 Kabupaten/kota (kolaka utara, Buton dan Buton Tengah),” terangnya.

Sehingga dengan hadirnya sekolah penggerak, masih kata Abdullah, diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah khususnya Buton Tengah.

“Gambaran akhir dari sekolah penggerak secara umum itu yakni, hasil belajar diatas level yang diharapkan, lingkungan belajar aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan serta pembelajaran berpusat pada murid,” jelasnya.

Terkait dengan mekanisme dan waktu pendaftaran, Abdullah mengatakan saat ini sedang berlansung tahapan pendaftaran sampai dengan 6 Maret nanti dan semua tahapan dilakukan secara online.(p5)