BABINSA DI BUTENG SIAP SUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19

1498
Tampak Serka La Ode Zamaruddin bersama masyarakat mensosialisasikan vaksinisasi program Pemerintah pusat RI,FOTO: ADI/TRIBUNBUTON.COM

BUTENG, TRIBUNBUTON.COM

Babinsa Koramil 1413-04/Mawasangka, Serka La Ode Zamaruddin, siap sukseskan dan melaksanakan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi nasional covid-19 kepada warga Desa Bungi, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim), Kabupaten Buton Tengah.

Serka La Ode Zamaruddin, menegaskan agar masyarakat jangan mudah percaya dengan berita bohong. Kabar yang menyatakan vaksin sinovac dapat menurunkan kekebalan daya tahan tubuh tidak benar alias hoax.

“Berita tersebut hanyalah informasi yang menyesatkan dan tidak benar, justru vaksin sinovac ini dapat menambah kekebalan daya tahan tubuh kita sehingga kita kebal dari serangan virus covid-19 yang tengah melanda negara indonesia saat ini dan juga telah berdampak pada kondisi perekonomian kita yang semakin terpuruk.sehingga masyarakat diseluruh indonesia mengalami kesulitan dalam segi ekonomi yang semakin melemah seperti yang kita rasakan saat ini” jelas Serka La Ode Zamaruddin.

Sosialisasi merujuk pada instruksikan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjend TNI Andi Sumangerukka SE. Bahwa seluruh prajurit TNI yang bertugas di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin harus menjadi Garda terdepan sebagai pelopor dan penggagas dalam mensukseskan program kegiatan vaksinasi nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, Zamaruddin, sosialisasi dilakukan dengan metode pendekatan secara persuasif dan humanis kepada masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang tengah mendera hingga saat ini. Ia juga menegaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan Sosialisasi tersebut adalah memberikan pemahaman kepada warga Desa Bungi Kec. Mawasangka timur Kab. buton tengah tentang fungsi dan pentingnya pelaksanaan vaksinasi nasional

“Pelaksanaan vaksinasi nasional ini sangat penting dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 dan masyarakat tidak perlu khawatir dan takut lagi terhadap vaksin sinovac ini karena telah melewati uji klinis Masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin serta pentingnya merubah pola pikir warga dalam menanggapi beredarnya berita terkait isu Vaksin Sinovac jangan mudah terhasut atau terprovokasi,” terangnya.

“Dalam rangka interaksi dan komunikasi sosial melalui pendekatan secara persuasif dan humanis antara TNI dan Masyarakat harus tetap terjaga sehingga hubungan keeratan dan kekerabatan antara TNI dan masyarakat semakin kokoh dalam segala hal,” harapnya.

Menyikapi dari hal tersebut, salah seorang warga Desa Bungi La Aehu (57) yang kesehariannya mencari nafkah sebagai nelayan yang juga merupakan salah seorang tokoh adat di Desa Bungi, mengungkapkan bahwa masyarakat sedang dilanda keresahan dan ketakutan akan adanya berita vaksin ini yang dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang apabila menggunakan vaksin ini. Inilah yang menurut dia sehingga masyarakat desa enggan untuk divaksin.

“Dengan kehadiran babinsa ditengah-tengah kami ini sangat membantu dan memberikan pemahaman sehingga kami mengetahui akan pentingnya pelaksanaan vaksin dan fungsi dari pada vaksin sinovac ini,”ungkapnya La Aehu. (p5)