BENTROK WARGA TIRA DAN BAHARI, INI PEMICUNYA

1323

BUSEL, TRIBUNBUTON.COM – Bentrok antara warga Desa Bahari dan Desa Tira, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pecah, Jumat 20 Nobember 2020.

Bentrokan ini berawal peristiwa di SMAN 3 Sampolawa yang terletak di Desa Bahari. Namun persoalan itu telah diselesaikan oleh pihak sekolah.

“Saat para pelajar yang telah berdamai itu dipulangkan oleh pihak sekolah, tiba-tiba muncul sekelompok pemuda dari Desa Tira beralatkan senjata tajam lengkap. Puluhan pemuda itu sekejap menyerang para pemuda Bahari,” jelas Kepala Desa Bahari Dua, La Hedi.

Akibat kejadian itu, dua warga dari Desa Bahari, dikabarkan mengalami luka tusuk. Sebaliknya, warga Desa Tira dikagetkan dengan suara ledakan, diduga kuat ledakan bom.

Artikel Menarik Lainnya :  KARENA CORONA, PENGERJAAN RUMAH BANTUAN DI BUSEL TERTUNDA

La Beleki, mengalami luka tusuk tepat di bagian dada, sedang satu pemuda lainnya asal pulau Buru, Maluku yang menjadi korban itu belum diketahui pasti identitasnya. “Kejadiannya itu tidak jauh dari sekolah,” jelas Kades.

“Mereka masih kumpul-kumpul dipinggir jalan, tiba-tiba muncul kelompok pemuda Tira ini dengan parangnya dan menyerang mereka. Yang saya tau begitu,” tambahnya ketika dihubungi.

Sementara itu, salah satu warga Desa Tira, Ilham, mengatakan kondisi di desa mencekam. Bahkan sempat terdengar suara ledakan yang diduga bom molotov. Hanya saja, pihak aparat kepolisian belum membolehkan warga masuk ke lokasi sumber ledakan.

Artikel Menarik Lainnya :  PABRIK KAOPI PRODUKSI 200 BUAH PER HARI

“Saya mau masuk tapi masih ditahan sama aparat kepolisian. Padahal saya hanya mau masuk ambil dokumentasi di lokasi,” ungkapnya.

Selain itu, terdapat beberapa rumah yang dirusak sekelompok pemuda Bahari. Bahkan sebagian pelajar juga ikut terluka atas insiden yang terjadi di sekolah.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sampolawa, Iptu Imbran, belum mau memberikan keterangan atas peristiwa tersebut. (Adm)

Komentar Anda