MEDIA GATHERING, BPJS PERKENALKAN PANDAWA

963

BPJS Kesehatan Cabang Baubau gelar media gathering. Dalam kegiatan yang melibatkan insan pers BPJS dan wartawan saling bertukar informasi. Mulai dari keluhan masyarakat hingga inovasi pelayanan BPJS dalam memudahkan pelayanan dari rumah di masa Pandemi Covid-19.

Kepala Cabang BPJS Baubau, Natalia Pannggelo, memperkenalkan Pandawa, merupakan akun whatsapp resmi BPJS Baubau untuk memudahkan pelayanan jarak jauh. Warga, kata dia, bisa menyampaikan keluhan bahkan dapat mengatur ulang pengadmisitrasian di sana. Semisal menggati data atau merubah kartu JKN KIS miliknya dari kelas I ke kelas yang lain atau sebaliknya.

“Diharapkan dengan adanya Pandawa ini, dapat memudahkan pelayanan dari rumah di masa pandemi Covid-19 saat ini,” tutur Natalia.

Dia juga memperkenalkan aplikasi mobile JKN. Lewat aplikasi ini, warga bahkan bisa mengecek kapasitas ruangan yang sedang kosong jika hendak mejalani perawatan medis. Lewat mobile JKN masyarakat juga dapat berkonsultasi denga dokter via daring.

Natalia membenarkan, jika saat ini terjadi sidikit penurunan minat masyarakat untuk membayar iuran BPJS. Dalam persentasenya, BPJS Baubau yang membawahi delawan daerah di Sultra, mencatat pada tahun 2019 hanya sekitar 60 persen lebih masyarakat yang rutin membayar iuran BPJS-nya. Dalam artian dari total 902.251 jiwa masyarakat yang terdaftar di BPJS Baubau, terdapat sekira 30 persen menunggak iuran.

“Biasanya warga hanya berpikir melunasi iuran BPJS saat keadaan mendesak saja. Misalkan saat masyarakat tersebut sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit. Jika sudah tidak dibutuhkan mereka cenderung tidak peduli lagi,” ungkapnya, saat menjawab pertanyaan wartawan seputar problem yang dihadapi warga terkait pelunasan iuran BPJS.

Jalan keluarnya, tambah Natalia, pihaknya terus berkonsultasi dengan Pemerintah Daerah di delapan kabupaten kota yang masuk dalam cakupanya BPJS Baubau, guna menabah jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD di tahun 2021. PBI APBD merupakan peserta yang iuran BPJS-nya ditanggung lewat pemerintah, baik pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah tingkat I dan II.

Selain bertukar informasi, Natalia juga memaparkan beberapa capaian progres dari BPJS Baubau. Serta tigkat kepuasan pelanggan yang meningkat pada tahun 2019 dengan persentase 89,7 persen. Dimana sebelumnya, pada tahun 2018 tingkat kepuasan pelangan berada diangka 86,2 persen. (p4)