BUPATI BUTON HARAP JENAZAH LA BAA DIPULANGKAN KE KAMPUNG HALAMAN

1444
Bupati Buton, La Bakry FOTO: ILWAN/TRIBUNBUTON.COM

 

BUTON, TRIBUNBUTON.COM

Bupati Buton La Bakry berharap jenazah La Ba’a warga Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tewas tertembak oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf bisa dipulangkan

Bupati Buton, La Bakry, menjelaskan La Baa merupakan salah satu dari lima warga Indonesia yang disandera Abu Sayyaf pada awal tahun 2020 ini. La Baa tewas tertembak setelah terjadi kontak senjata antara militer Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf.

“Harapan keluarga adalah jenazah almarhum dapat kembali ketanah air dan bisa dimakamkan di desa. Hari ini kita telah bertemu dengan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha untuk membahas mengenai pemulangan jenazah La Ba’a”, tuturnya.

Kata Bupati Buton, pihak Kemenlu akan mengupayakan itu hanya saja perlu waktu karena pada masa pandemi Covid-19 ini. Masi dia, jumlah penerbangan Manila-Jakarta hanya dua minggu sekali.

Perlunya di Ketahui, La Ba’a meninggal dunia setelah tertembak dalam bentrokan senjata antara kelompok Abu Sayyaf dan militer Filipina dari kesatuan Joint Task Force Sulu dan 45th Batalyon Infantry di Kota Patikul, Provinsi Sulu, Mindanau. (Cr1)