PANTAI LAGUNCI AKAN DIPERCANTIK, BANANA BOAT DISEGERAKAN

960
Kepala Desa Bahari 3 (kanan) dan Kaur Desa Bahari 2. FOTO:HERLIN/TRIBUNBUTON.COM

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM

Pantai La Gunci di Desa Bahari, Kabupaten Buton Selatan memiliki panorama alam dengan suguhan pantai. Pantai di desa ini rencananya akan dijadikan master projek Buton Selatan.

Kepala Desa Bahari 3, Tasman SPd, mengatakan Pantai La Gunci pada umumnya lebih dikenal dengan sebutan Ratu Ampat karena hampir menyerupai raja ampat di Papua. Pantai ini selain menawarkan pasir putihnya yang indah juga memiliki keunikan tersendiri yang jarang dijumpai di daerah mana pun, yaitu ciri batu besar yang menjulang tinggi menyerupai gunung, namun berada di tengah laut.

“Kebetulan program unggulan di Buton selatan ini ada yaitu dua pariwisata dan perikanan itu pernyataan pak bupati kemarin,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2020.

Pantai ini juga dalam master plan pengembangannya bekerja sama dengan konsultan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dalam perencanaannya nantinya akam dibuat jembatan lingkar, kolam renang langsung dari mata air yang ada di ujung pantai.

“Dan ini tidak akan bisa di tiru karena dia alamiah,” ungkap Tasman.

Untuk pengembangan wisata wahana airnya, pemerintah desa menyediakan banana boat dikelola oleh BUMDES bersama di tiga desa yaitu, Desa Bahari 1 bahari 2 bahari 3. Pantai lagunci terletak di wilayah Desa Bahari 3 namun dalam pengelolaannya ada tiga desa yang tangani.

Parabela juga selaku pimpinan adat mempunyai hak dalam pengaturan batasan dan tanah adat. “Karena disini menganut sistem hukum adat, karena tiga desa tadi tunduk pada aturan itu, untuk di ketahui bersama kementerian kelautan dan perikanan juga telah mengakui bahwa di Sulawesi tenggara ada dua yang dinobatkan sebagai wilayah hukum adat yaitu siompu dan bahari,” ungkapnya.

Disepakati dalam pengelolaan objek wisata pantai lagunci para BUMDES bersama, untuk pekerjaan fisik ditangani oleh Desa Bahari 3. Sementara untuk pengadaan di luar pekerjaan fisik seperti pengadaan barang fasilitas lain itu menjadi tugas desa bahari 1 dan 2 ungkap kades bahari tiga.

Kemarin di tahun 2019 masing masing desa mengeluarkan anggaran 50 juta untuk pengembangan wisata. Kemudian untuk menambah ke elokan wisata bahari ini pemerintah tiga desa tersebut bekerja sama dengan Universitas Muslim ( UMU) Buton untuk dijadikan desa binaan. (p1)