RAMAIKAN HUT RI DENGAN UMBUL-UMBUL DAN BENDERA MERAH PUTIH SAJA

875
Asisten I Setda Kota Baubau, Rahmat Tuta. FOTO: YUHANDRI HARDIMAN/TRIBUNBUTON.COM

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM

Perayaan HUT kemerdekaam RI ke-75 tahun 2020 berlangsung tidak seperti biasa. Sejumlah rangkaian kegiatan pun ada beberapa yang ditiadakan.

Asisten I Setda Kota Baubau, Rahmat Tuta, menjelaskan kegiatan dalam rangka perayaan kemerdekaan RI disesuaikan karena masih masa pandemi Covid 19. Upacara penaikan dan penurunan bendera pun pasukan peserta upacara dibatasi 20 atau 30 orang saja.

“Pengerek bendera pada saat penaikan dan penurunan tiga orang saja. Tidak ada pengambilan baki, sudah langsung dipegang dan dibawa ke tiang bendera untuk dinaikan,” jelasnya, Kamis 13 Agustus di ruang kerjanya.

Rangkaian kegiatan ini disesuaikan di seluruh daerah, berdasarkan surat dari Kementerkan Sekretariat Negara (Kemensesneg RI). Pemerintah daerah mengikuti petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pusat.

Beberapa kegiatan yang dihilangkan, di antaranya Gerak Jalan Indah (GJI), taptu, dan sejumlah lomba-lomba, dan malam kenegaraan. Prinsipnya adalah menghindari kerumunan massa karena masih pandemi Covid 19.

Rangkaian perayaan kemerdekaan RI dimulai dengan pidato kenegaraan oleh Presiden RI pada tanggal 14 Agustus 2020 secara virtual. Lalu renungan suci pada 16 Agustus malam Senin dengan pasukan terbatas di Taman Makam Pahlawan Oputa Iy Koo.

“Lalu pada pagi hari tanggal 17 Agustus upacara penaikan bendera dan penurunan bendera pada sore hari,” jelasnya.

Untuk dapat ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, masyarakat diimbau memasang umbul-umbul dan bendera merah putih di depan rumah. “Kantor pemerintah atau swasta agar memasang baliho dengan tema yang sudah ditentukan sesuai visi-misi daerah,” jelasnya.

Rahmat Tuta mengajak semua elemen untuk melaksanakannya dengan suka cita meski Pandemi Covid 19. Hikmahnya adalah kita patrikan semangat dalam diri kita sebagau bangsa yang besar.

“Selamt HUT Kemerdekaan RI ke-75 tetap jaya,” tutupnya. (yhd)