BUDAYA GONTONG-ROYONG MASYARAKAT KAONGKEONGKEA

1433
Suasana gotong-royong masyarakat Desa Kaongkeongke, Kabupaten Buton. FOTO:ILWAN/TRIBUNBUTON.COM

BUTON, TRIBUNBUTON.COM

Meski sebagian daerah budaya gotong royong mulai tersingkirkan, namun tidak bagi masyarakat di Kabupaten Buton, khususnya di Desa Kaongkeongkea, Kecamatan Pasarwajo. Seperti yang terlihat pada acara hajatan pernikahan, masyarakat berbodong-bondong membantu, Rabu 12 Agustus 2020.

Salah seorang warga, Eko, menjelaskan budaya gotong-royong dan kekeluargaan masih kental terasa di Desa Kaongkeongkea. Kata dia terlihat keakraban sesama warga dari persiapan acara hingga selesainya hajatan.

“Masyarakat Desa Kaongkeongkea secara sukarela bahu membahu bergotong royong mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan hajatan. Kami juga di Desa Kaongkeongkea kalau ada acara hajatan pernikahan ini, warga di sini secara bergotongroyong membantu yang punya hajatan, entah itu memasak, hingga berberes usai hajatan tersebut,” tuturnya.

Demikian juga tak kalah uniknya, lanjutnya, warga yang datang ke rumah hajatan membawa bantuan. Kata dia biasanya seekor ayam untuk dipotong atau bantuan lainnya seperti beras, kelapa dan sebagainya yang nantinya diperlukan untuk persiapan hajatan.

“Kami juga sering membawa kayu bakar jika kami ingin ke pesta. Kalau tidak membawa rasanya nggak enak, sebab ini sudah menjadi tradisi kami di sini,” jelasnya. (Cr1)