CABUB WAKATOBI, MUDASIR: EKONOMI KREATIF BISA SEJAHTERAKAN MASYARAKAT

316
Cabub Wakatobi, Mudasir/tribunbuton.com

JAKARTA, TRIBUNBUTON.COM

Kepala daerah perlu memiliki visi yang berorientasi pada fakta perkembangan ekonomi kreatif dan digital. Kota kreatif yang terbentuk melalui geliat ekonomi kreatif didukung ekonomi digital sejatinya menjadi tuntutan dan tanggung jawab daerah.

Mudasir Usman, Calon Bupati Wakatobi, menjelaskan daerah perlu memikirkan realisasinya agar ke depan perkembangan kota kreatif dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Yogya menjadi contoh dengan segudang ide-ide kreatif bisa menjadi pelopor kebangkitan kota kreatif di masa depan.

“Ekonomi kreatif dan digital adalah peluang dan tantangan. Kota kreatif bukan hanya impian semata tetapi kini sudah menjadi kebutuhan dan karenanya,” ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya :  AGENDA KE AUSTRALIA, JOKOWI HADIRI HPN SEHARI LEBIH CEPAT

Kabupaten Wakatobi sebagai daerah wisata memiliki peluang dan celah untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Karena ekonomi kreatif bisa memberikan peluang bagi yang jeli sehingga bisa eksis dan bersaing secara kuat.

Sosmed menjadi salah satunya media untuk promosi dan bersosialisasi dengan pelaku wisata lainnya. Dengam demikian pengembangan ekonomi kreatif melalui pasar cinderamata bisa memiliki nilai jual dan pengembangam potensi bisnis lainnya.

Tidak bisa dipungkiri perkembangan ekonomi kreatif ke depan pasti bersinergi dengan ekonomi digital. Menurutnya, dengan tarif internet yang semakin murah semakin memungkinkan semuanya terkoneksi secara realtime online tanpa lagi terkendala oleh ruang dan waktu.

Artikel Menarik Lainnya :  La Ode Ida: Akhiri Konflik Kelompok di Buton

“Artinya, perkembangan ekonomi kreatif di masa depan pasti bersinergi dengan tuntutan terhadap ekonomi digital dan karenanya digitalisasi menjadi salah satu tuntutan dan tantangan bagi semua pelaku usaha –bisnis,” jelasnya.

Bahkan, era otonomi daerah juga menuntut adanya digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk misalnya dengan sistem e-government.(RED)

Komentar Anda