SATU PENUMPANG LAMBELU ASAL BUTUR REAKTIF COVID-19

437
Jubir Covid-19 Butur, dr Muhammad Ali Badar / Foto Asman : Tribunbuton.com

BURANGA, TRIBUNBUTON.COM (Asm)

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan rapid tes ulang terhadap klaster penumpang KM Lambelu. Hasilnya satu dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

Ketua Gugus Tugas harian covid-19 Butur, dr Muhammad Ali Badar, menjelaskan, yang bersangkutan emiliki riwayat kontak erat dengan orang lain yang positif terpapar covid-19 saat perjalanan dengan KM Lambelu. Inisial H warga Desa Banubanua Jaya dari hasil rapid test menunjukkan reaktif.

“Hasil reaktif hanya menunjukkan antibodi yang terbentuk, bukan menunjukkan positif Covid-19. Tujuh orang lainnya non reaktif atau negatif terpapar virus,” jelasnya via whatsapp, Sabtu 16 Mei 2020.

Artikel Menarik Lainnya :  SMA Negeri 2 Kambowa Dirusak Orang.

Jubir Covid-19 Butur itu mengimbau agar petugas jaga di portal pintu masuk Butur lebih diperketat. Memperhatikan mobilisasi orang yang baru datang. Social/physical distancing wajib dipatuhi masyarakat.

Penggunaan masker, cuci tangan, dan lebih penting untuk tetap di rumah. Antisipasi penyebaran virus corona sudah menjadi tangung jawab semua pihak. Bahu-membahu melawan virus, saling mengingatkan dan menguatkan.

“Akan sangat mengkhawatirkan jika hasil swab nanti, ternyata ada yang positif. Lebih baik memutuskan rantai agar resiko penularan dalam jumlah banyak tidak terjadi,” tuturnya.(#)

Tuan H merujuk pada hasil rapid test yang reaktif. Saat ini ditempatkan diruang isolasi mandiri di Puskesmas Pembantu (Pustu) desa banubanua jaya sambil hasil swab keluar. Sementara yang lainnya sudah di edukasi pihak puskesmas untuk karantina mandiri di Rumah hingga ada hasil swab.
Pemeriksaan Swab tenggorokan dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR). Tes itulah penentu diagnosis Covid 19 yang sebenarnya karena lebih akurat hasilnya dibanding rapid test.

Artikel Menarik Lainnya :  PDIP BUTUR BERSYUKUR, AHMAD AFIF DARVIN DI VONIS BEBAS

“Akan di swab semua orang dari Butur pada kluster KM Lambelu, KM Dorolonda dan kluster KM Temboro Magetan. Waktunya paling cepat hari selasa. karena bahan pengambilan sampel sementara perjalanan,”(#)

Komentar Anda