INI PERKIRAAN INSENTIF TENAGA PERAWAT COVID-19 BUTUR

774
Pj. Sekda butur, Dr. Ir. Budianti Kadidaa, MS/FOTO : TRIBUNBUTON.COM

BURANGA, TRIBUNBUTON.COM (Asm)

Pemda Buton Utara (Butur) akan menganggarkan insentif kerja paramedis penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). Alokasi anggaran bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) insentif berkisar antara Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu per hari.

Pj Sekda Butur, Dr Ir Budianti Kadidaa MS, menjelaskan dalam penanganan Covid-19, tenaga perawat sebagai salah satu garda terdepan. Pemda harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan dalam bekerja baik dari segi insentif, biaya makan minum dan yang tidak kalah penting yaitu tersedianya alat-alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri lengkap saat menangani pasien.

“Untuk tenaga medis non PNS insentifnya dianggarkan melalui APBD Daerah, sementara untuk perawat berstatus PNS dianggarkan melalui APBN Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI,” tuturnya saat ditemui awak media diruang kerjanya, pada Senin 20 April 2020.

Namun sampai saat ini dirinya mengatakan belum menerima laporan secara jelas berapa jumlah keseluruhan tenaga medis, jumlah TNI/Polri dan Pol PP yang bekerja di posko-posko satgas covid-19. Sehingga belum bisa memastikan secara jelas berapa jumlah insentif para petugas garda depan covid-19.

“Saya belum menerima data real petugas satgas, hingga belum memastikan apakah 100.000 ataukah 50.000/hari untuk para perawat non PNS,” ungkapnya.

Lebih lanjut eks Kadis Pertanian itu menambahkan walaupun belum ada data real petugas. Akan tetap kita berikan apresiasi kepada mereka, atas segala kerja-kerja nyata mereka dilapangan.

Selain itu eks Kadis Perikanan Butur ini menjelaskan, bagi petugas gugus satuan tugas (Satgas) covid-19, dari kalangan TNI/POLRI dan Pol PP dianggarkan juga lewat dana APBD. Sementara ini pihaknya sedang berupaya agar uang insentif garda terdepan penanganan covid-19 akan dicairkan secara bertahap pada bulan ini bila telah jelas jumlah petugas yang berjaga di posko satgas covid-19.

Ketua Satgas Gugus Tugas Covid 19 Butur ini menambahkan, para camat telah diimbau oleh Bupati Butur untuk memperhatikan ketersediaan makan minum paramedis, TNI/Polri di setiap daerah wilayah kerjanya, di setiap posko Gugus Tugas Covid-19 (GTC-19). “Camat harus menyediakan kebutuhan makan minum penjaga posko covid-19 di portal-portal pintu masuk kendaraan yang ke butur. Baik lewat laut maupun lewat darat,” ungkapnya.(#)