MEMUTUS MATA RANTAI COVID-19, LOCKDOWN JALUR MASUK KEPTON

459
Dalman/TRIBUNBUTON.COM

Dalman *)

Menurut pakar organisasi kesehatan dunia WHO Mike Ryan lockdown belum bisa menghentikan atau melawan penyebaran covid- 19. Dalam hal ini perlu juga mencari dan mendeteksi pasien kovid-19 beserta dengan orang-orang yang kontak langsung setelah itu diisolasi.

Indonesia dalam persoalan melawan covid-19 sudah menerapkan beberapa strategi. Di antaranya memutus mata rantai penularan covid-19 dengan tidak melakukan aktivitas berkumpul dalam jumlah yang banyak.

Hal ini bahkan kita rasakan sampai di daerah Sulawesi Tenggara khususnya di Kepulauan Buton. Namun dalam persoalan mencari pasien kovid- 19 serta orang-orang yang bersentuhan atau kontak langsung sepertinya Alhamdulilah untuk KEPTON nampaknya belum ada.

Hal ini harusnya menjadi peluang bagi kita masyarakat Kepulauan Buton dan pemerintah untuk melakukan lockdown jalur masuk seperti bandara pelabuhan dan terminal. Sekalilagi bahwa belum ditemukanuya pasien positif Corona ini adalah peluang masyarakat dan pemerintah daerah untuk melockdown akses masuk di Kepton, mengingat puncak penyebaran covid-19 diprediksi oleh peneliti ITB akan terjadi akhir Maret ini.

Artikel Menarik Lainnya :  MENCERMATI PASCA PILKADA TERPILIH BUPATI DAN WAKIL BUPATI BUTUR 2020

Hal ini bisa jadi adalah momen yang tepat untuk serius melockdown akses masuk KEPTON tentunya pemerintah lingkup kepton seperti Buteng, Busel, Butur, Buton, Baubau perlu melakukan beberapa hal setelah proses lockdown. Pertama mengidentifikasi masyarakat yang punya riwayat perjalan luar daerah Kepton beberapa minggu lalu untuk memeriksakan kesehatan mereka secara rutin ke Puskesmas atau rumahsakit terdekat. Kedua pemerintah harus tegas mengontrol harga sembako di pasaran agar tidak menaikan harga yang membuat masyarakat berpenghasilan kecil kesulitan mendapatkan sembako. Ketiga pemerintah kota Baubau melibatkan relawan akademisi kesehatan se Kota Baubau untuk bersama-sama membantu tenaga medis di Puskesmas dan keempat pemerintah agar menganggarkan bantuan sembako ke masyarakat yang kurang mampu.

Artikel Menarik Lainnya :  MASYARAKAT WAKATOBI AYO KITA TOLAK “POLITIK UANG ” DI PILKADA WAKATOBI DEMI PILKADA YANG BERINTEGRITAS

Imbauan untuk masyarakat se Kepton agar dengan sepenuh hati membantu meringankan tugas pemerintah dan tenaga medis kita untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat penularan covid -19 menjadi subur. Mengingat bahwa kesiapan kita untuk menangani penyebaran covid-19 masih sangat kurang.

Memang sulit untuk berdiam diri di rumah dan mengurangi aktivitas di luar. Apa lagi aktivitas tersebut berkaitan dengan ekonomi kita namun yakin dan percaya mencegah dengan cara menahan diri untuk tidak beraktivitas berlebihan di luar selama 14 hari itu lebih baik dibanding satu hari terpapar covid-19.(*)

*) Penulis: Presma Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Komentar Anda