ADA DUGAAN KORUPSI PENGADAAN MOBIL DAMKAR BUTON

930
GMK Buton saat demonstrasi dugaan korupsi Damkar. FOTO:TRIBUNBUTON.COM

BUTON, TRIBUNBUTON (ILW)

Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GMK) Buton kembali melakukan aksinya di depan kantor Bupati Buton dan Dinas perdagangan. Dalam orasinya korlap menyampaikan tentang dugaan penyalahgunaan anggaran pengadaan mobil pemadam kebakaran tahun anggaran APBD Buton 2018, Selasa 17 Maret 2020.

Ketua Kordinator Lapangan, Rafi menjelaskan dalam orasinya, ada perbedaan harga indikasi mobil pemadam kebakaran yang dianggarkan dan barang yang dibeli yang jumlanya ratusan juta rupiah yang tidak bisa dijelaskan kepada publik oleh mantan Kadis Damkar. Demo tersebut yang hampir ricuh akhirnya dimediasi oleh Asisten I bersama pihak terkait dan mantan Kadis Damkar yang hari ini menjabat sebagai Kadis Perdagangan.

“Kami anggap dalam haering dalam mantan Kadis Damkar tidak mampu menjelaskan kepada kami, untuk itu kami akan melakukan aksi demo besar-besaran di hari Senin nanti. Dan kami meminta juga kepada Bupati Buton La Bakry untuk mencopot Kadis Perdagangan dan kami juga akan menyiapkan data akan melaporkan dugaan tersebut ke Kejati Sultra”, jelasnya pada saat haering.

Selain itu Mantan Kadis Damkar Safaruddin SIp MSi mejelaskan, anggaran untuk mobil damkar memang mencapai ratusan juta. Tetapi sisa dalam anggaran itu sudah diakomodir di berbagai item kegiatan pemadam kebakaran.

“Sisahnya dalam anggaran mobil damkar itu telah habis untuk kegiatan dinas pemadam kebakaran. Kalau memang dari pihak GMK Buton tidak percaya dengan anggaran itu, bisa ditanyakan di Inspektorat Daerah Kabupaten Buton”, katanya pada saat haering dengan GMK Buton.(#)