WAKATOBI MASUK ZONA KUNING PENANGANAN COVID 19

45
Bupati Wakatobi H Haliana bersama Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud. FOTO:LD SYAMSUDIN/TRIBUNBUTON.COM

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi terus melakukan berbagai upaya pencegahan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Al hasil, status Wakatobi yang tadinya zona oranye (risiko sedang), kini berstatus zona kuning (risiko rendah).

Bupati Wakatobi Haliana mengatakan, meski demikian, masyarakat Wakatobi tetap waspada karena Covid-19 ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya, juga tidak tahu apa yang akan muncul kemudian hari.

“Sehingga jangan lengah, jangan karena kita menganggap bahwa keadaannya sudah mulai aman-aman lalu kemudian kita lengah dan mengabaikan, pada akhirnya kita menjadi tidak aman,” ungkap Haliana.

Lanjut Haliana, meskipun Wakatobi sudah berada pada zona kuning,juga akan masih berisiko,apabila Masyarakat mengabaikan wabah tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  LOLOS DARI KARANG, KM HARAPAN MUJUR SANDAR DI TOMIA

” Karena saya lihat trend ini masih beberapa yang positif, meskipun tingkat kesembuhan juga tinggi, kita berharap agar masyarakat tetap waspada,” tutup Haliana, Rabu 15 September 2021.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muliadin mengatakan, bahwa beberapa indikator yang merubah status Wakatobi dari zona oranye menjadi zona kuning.

“Misalnya di satu wilayah hanya ada 1 atau keluarga yang terkonfirmasi. Kemudian dalam 1 minggu terakhir ada penurunan yang signifikan terhadap kasus terkonfirmasi, sehingga kita turun ke zona kuning,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, dari zona orange menjadi kuning, karena ada penurunan kasus yang signifikan ,kemudian penyebaran kasus juga risiko rendah.

Artikel Menarik Lainnya :  JEJAK PERAHU LAYAR WAKATOBI DULU DAN KINI

“Tentunya kepada kita semua untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Sehingga diharapkan ke depan kita bisa zero kasus Covid-19. Jangan lupa bahwa mari kita sama-sama mengikuti program vaksinasi. Vaksinasi ini adalah salah satu upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” terangnya.

Perlu diketahui, Data sebaran Covid-19 dari bulan Januari sampai dengan jam 17.00 Wita tanggal 14 September 2021, terkonfirmasi positif sebanyak 294, dirawat 4, sembuh 265, meninggal 25, sementara yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 4 orang. (m2)

Komentar Anda